Menu Close

Bersahabat dengan Jin

Oleh: Nuruddin Al Indunissy

Sudah dipastikan, Kyai atau Habib atau Ustad atau Peruqyah yang memakai khodam dalam pengobatan adalah mereka yang keimanannya kepada Allah lemah atau keimanannya terhadap jin lebih kuat atau tertipu oleh musuh Allah atau rasa percaya dirinya terhadap doa dan rabbnya adalah NOL BESAR.

Lalu apa bedanya anda dengan dukun yang mempekerjakan jin untuk menyakiti dan menjerumuskan umat kedalam kemusyrikan atau bisnis belaka?

Bekerjasama dengan manusia saja kadang kita tertipu, apalagi bermuamalah dengan jin yang jelas-jelas tidak terlihat.

Berfikirlah ayuhal ihsan!
Menggunakan tenaga jin artinya meminta tolong kepada jin, mengemis kepada jin karena anda meyakini jin lebih cepat menolong anda jauh sebelum doa anda menembus langit. Itulah inti kesyirikannya.

Jika anda kemudian anda merasa benar dan berkata itu adalah jin islam sehingga anda merasa halal berniaga dengan mereka, maka ketahuilah atau lihatlah sendiri bahwasannya para dukun-dukun penipu umat itupun mengaku dirinya islam namun ingkar terhadap Allah yang telah berfirman:

“Wa annahu kaana rijalum minal ingsi waya’uduna birijalim minaljinni fajaduhum rohaqoo” dalam surah al Jin ayat 6. Mereka membantah firman Allah yang yelah menggariskan bahwasannya kerjasama dengan jin hanya menambah dosa dan kesalahan..

Tidak profittable kerjasama dengan jin itu, mereka jin-jin itu punya kesibukan dan saya yakin Allah telah memberikan kesibukan yang cukup untuk menjadikan alam mereka sebagai ladang ibadah buat mereka. Seperti manusia beribadah dialam manusia, adapun manusia yang bekerjasama dengan jin itu dikenal sebagai dukun dan begitupun mungkin jin yang bekerjasama dengan manusia. Mereka adalah dukun-dukun atau tukang sihir dikalangan jin. Jin-jin yang tinggal dalam diri manusia dan menyakiti atau ikut mengatur keberlangsungan kehidupan manusia adalah jin kafir, jin islam munafik atau fasiq atau jin yang tidak berpendidikan atau jin badui atau jin yang terpaksa ataupun jin ahlul bid’ah. Jin seperti ini yang harus didakwahi.

Sekali lagi saya tegaskan kepada yang masih ragu, bahwasannya ketidakyakinan anda terhadap doa anda sendiri adalah cerminan niat/iman/kepercayaan diri/trust anda yang tipis kepada Allah rabbnya ruh dan malaikat.

Bagaimana kalau meruqyah namun dalam tubuh kita diyakini masih ada jin yang dikirim orang lain atau khodam lain yag tidak kita kehendaki ?

Sohabbat fiddin rohimakumullah!
Ketika kita meruqyah, memusatkan niat untuk berdoa memohon kesbuhan atas sebuah penyakit dan kita berhasil menyembuhkan atas izin Allah diasana kekuatan jiwa kita mengalahkan ruh jahat dalam diri kita sehingga kita bisa membacakan ayat-ayat syifa!

Anda telah dimenangkan oleh Allah karena niat tulus anda. Subhanallah walhamdulillah, beberapa hari ini ana dapat sms dari jin (mengirim pesan melalui jari pasien) merengek-rengek minta dikeluarkan karena takut mati kedinginan. Dia berkata bahwa ahwat yg sedang dia murtadkan (jin kristemisasi ghaib palembang) itu sedang meruqyah ibu-ibu 10 hari terakhir. Jin bernama “litius” itu memohon minta dikeluar kan 2 malam terakhir dan saya masih menangguhkan hingga jin itu benar-benar berikrar syahadat di Pelatihan Ruqyah Syariyyah Semarang nanti. Karena beliau salah aatu EO RHQH semarang.

Jadi pasien yang sedang kena gannguan sihirpum bisa meruqyah, dalam kondisi tertentu. Niatkan untuk menolong dan menyiksa jin dlm tubuh sendiri saat mbacakan ayat-ayat ruqyah. Asal gangguan jin dalam diri sudah dilemahkan dengan rutinitas ruqyah mandiri. Jangan sampai peruqyahnya muntahuntaj dan pasien diam aneh.

Semoga bermanfaat..
Semoga mengusik telinga para ahlul bid’ah pemuja khodam. Jika anda merasa bangga dengan khodam yang mendatangi anda, ketahuilah bahwa kami peruqyah syar’ie tidak butuh khodam jin jesnis apapun. Karena kami percaya kepada Allah dengan murni dan citarasa yang tinggi insya Allah. Jika anda bangga dengan khodam jin anda wahai kyai, ketahuilah…

Ketahuilah bahwa Rasulullah Sholallahu Alaiyhi wa sallam pernah ditawari malaikat jibril untuk membantunya mengangkat jabal uhud dan menimpakannya kepada masyarakat quraisy mekah yang melempari beliau dengan bati hingga giginya berdarah. Namun, lihatlah sejarah! Bahwa disana seakan Rasul yang milia berkata; “Aku tidak butuh engkau wahai jibril, aku hanya butuh Allah!”

Jika Rasulullah yang mulia menolak malaikat yang suci dan taat kenapa ummatnya harus bekerjasama dengan jin?

DALIL TENTANG KERJASAMA DENGAN JIN

Adalah sangat rasional dan amatlah sesuai dgn fitrah bila yg lemah meminta bantuan kepada yg kuat dan yg kekurangan meminta bantuan kepada yg serba kecukupan.

Manusia lbh mulia dan lbh tinggi kedudukan daripada jin. Sehingga sangatlah jelek dan tercela bila manusia meminta bantuan kepada jin. Selain itu bila ternyata yg dimintai bantuan adl setan mk secara perlahan setan itu akan menyuruh kepada kemaksiatan dan penyelisihan terhadap agama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ اْلإِنْسِ يَعُوْذُوْنَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوْهُمْ رَهَقًا

“Dan bahwasa ada beberapa orang laki2 di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki2 di antara jin. mk jin-jin itu menambah ketakutan bagi mereka.”

Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata: “Ada sekelompok orang dari kalangan manusia yg menyembah beberapa dari kalangan jin lalu para jin itu masuk Islam. Sementara sekelompok manusia yg menyembah itu tdk mengetahui keislaman mereka tetap menyembah sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala mencela mereka.”
Jin tdk mengetahui perkara yg ghaib dan tdk punya kekuatan utk memberikan kemudharatan tdk pula mendatangkan kemanfaatan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ الْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَى مَوْتِهِ إِلاَّ دَابَّةُ اْلأَرْضِ تَأْكُلُ مِنْسَأَتَهُ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ الْجِنُّ أَنْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُوْنَ الْغَيْبَ مَا لَبِثُوا فِي الْعَذَابِ الْمُهِيْنِ

“Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman tdk ada yg menunjukkan kematian itu kepada mereka kecuali rayap yg memakan tongkatnya. mk tatkala ia telah tersungkur tahulah jin itu bahwa kalau mereka mengetahui yg ghaib tentulah mereka tdk tetap dlm siksa yg menghinakan.”

Jin tdk memiliki kemampuan utk menolak mudharat atau memindahkannya. Jin tdk bisa mentransfer penyakit dari tubuh manusia ke dlm tubuh binatang. Demikian pula manusia tdk punya kemampuan utk itu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَا كَانَ لَهُ عَلَيْهِمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلاَّ لِنَعْلَمَ مَنْ يُؤْمِنُ بِاْلآخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِي شَكٍّ وَرَبُّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ حَفِيْظٌ. قُلِ ادْعُوا الَّذِيْنَ زَعَمْتُمْ مِنْ دُوْنِ اللهِ لاَ يَمْلِكُوْنَ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ فِي السَّمَوَاتِ وَلاَ فِي اْلأَرْضِ وَمَا لَهُمْ فِيْهِمَا مِنْ شِرْكٍ وَمَا لَهُ مِنْهُمْ مِنْ ظَهِيْرٍ

“Dan tdk adl kekuasaan Iblis terhadap mereka melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yg beriman kepada ada kehidupan akhirat dari siapa yg ragu-ragu tentang itu. Dan Rabbmu Maha Memelihara segala sesuatu. Katakanlah: ‘Serulah mereka yg kamu anggap selain Allah mereka tdk memiliki seberat zarrahpun di langit dan di bumi. Dan mereka tdk mempunyai suatu sahampun dlm langit dan bumi dan sekali-kali tdk ada di antara mereka yg menjadi pembantu bagi-Nya’.”

HATI HATI DENGAN TIPU DAYA JIN KAFIR

Setelah live di wesal TV membahas masalah sihir mahabbah dan perceraian kemarin saya diundang ke rumah seorang ustad besar dijakarta (seorang hafidz) yang kemarin berkonsultasi di telpn “bagaimana menyerang balik dukin yang menantang”, sebelumnya saya memberi ideu untuk mendakwahi jinnya agar paham islam dan memrintahnya untuk menyerang balik dukun dengan kekejaman yang setimpal. Namun…

Katanya ustad berhasil mengislamkan 12 jin dlm tubuh istrinya. Dan jin itu memberitahukan benda-benda yang disihir sama dukun dirumahnya dan menyuruh ustad tsb membakarnya. Beliau membakar properti rumah termasuk semua baju anak bayi dan cadar dan jilbab istrinya senilai jutaan rupiah, dan ketika saya datangi jin (dlm tubuh isterinya) itu berwajah sinis dan saya mejunjuk wajahnya dan berkata “dasar pendusta”.. dan jin itu tertawa lalu berkata “sy ingin buat keluarga ini bangkrut” lalu sang ustad itu geram, ternyata 12 suara ji yg dia islamkan itu masih jin yang sama. Suatu ketika saat terpojok jin bsa jujur, bsa juga dapat hidayah dan benar2 islam. Hanya saja kemungkinannya sangat kecil dan kita harus berhati-hati.

Terakhir, alhamdulillah saya pernah membakar tasbih dari perguruan Al Hikmah dan jin kafir didalamnya berteriak terbakar. Wallahu’alam bishawab

HASBIYALLAH..

[Cukup bagi saya Allah]Salam bahagia dari Palembang, dan sampai bertemu di semarang weekend ini.

1 thought on “Bersahabat dengan Jin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.