Catatan Nai

/Catatan Nai

Hati yang dipenuhi cahaya

Salahsatu manifestasi dari hati yang fitri adalah sirnanya rasa untuk mencaci saudara sendiri. Cacian, celaan atau kemudian diperlembut dengan kalimat-kalimat tahdzir merupakan sebuah kondisi dari hati yang tak tentu arah atau tidak punya tujuan disebabkan hilangnya cahaya ilahiyah yang menuntunnya. Ya akhi.. Dalam hati yang sehat itu ada jiwa yang kuat, yang kemudian menguatkan jasad; [...]

By | August 26th, 2015|Catatan Nai, Rehab Hati|0 Comments

Fitnah Adalah Cemilan

Bagi seorang peruqyah, yang telah meleburkan jiwa raganya menyelami lautan tak berpantai dalam pertarungan tanpa ujung, fitnah hanyalah cemilan ringan disore hari saat ia melepas lelah menjelang malam. Peruqyah yang belum pernah diintimidasi atau dianiyaya syaitan, baik mental atau jasadnya adalah belum syah jadi peruqyah. Setiap terpaan fitnah itu akan mendidik dan mendisiplinkan aqidah dan [...]

By | July 11th, 2015|Catatan Nai, Rehab Hati|0 Comments

Katakan “Alhamdulillah aku masih sadar….”

  Adalah hal yang mengagumkan jika kita mendapati diri kita sedang hanyut tenggelam terapung diantara lautan gelombang ujian. Setidaknya, segera katakan; 'Alhamdulillah aku masih sadar' lalu berdo'alah untuk menentramkan hati bahwa ini adalah ujian dan bukan bagian dari musibah sebagai azab untuk kelalaian kita dari menyembah-Nya. Ujian akan diberikan kepada hamba yang layak diuji agar [...]

By | March 22nd, 2015|Catatan Nai, Rehab Hati|2 Comments

Hikmah Mantan

Sejatinya setiap pribadi tercipta dengan satu keistimewaan. Namun tidak semua orang mampu melihatnya dengan jujur. Sejatinya setiap orang memiliki cahaya, dan dengannya ia mampu menerangi hati dan pribadi di dekatnya. Siapa saja. Hanya saja, kita dan mereka kadang tidak menyadari hal menakjubkan ini. terkadang cahaya itu meredup atau bahkan tidak bisa kita sadari sama sekali.Sombong dengan ketawadhuan, hingga diri [...]

By | June 12th, 2012|Catatan Nai|3 Comments

Prolog dari Senja

Teruntuk jiwa yang gaduh, riuh bergemuruhTeruntuk raga yang dahaga ditelaga kekeringanTeruntuk sekeping hati yang pergi, kemari dengarlah..Mari kemari, meski engkau engkau telah menjauh jauh sejauh jauhnya..mari kemari, kembalilah..Merebahlah..Istirahatkanlah hatimu, sejenak saja atau hingga engkau bosan.Hentikan usahamu menyalahkan diri sendiri, sejenak hentikan usahamu melawan ketetapan Nya. Sebentar saja, dunia ini hanya sebentar tak usahlah engkau menangis untuknya. Karena, dia - dan semua - [...]

By | January 7th, 2012|Catatan Nai|2 Comments

Mereka Berdiri Dalam Shaf-Shaf Yang Rapi

Tangkainya sederhana, daunnya pun biasa saja. Tumbuhnya pun dilumpur kotor nan basah, bersahabat dengan rerumputan. Tapi mereka hidup rukun, saling menguatkan dan berpegangan tangan, hingga mereka beranjak dewasa - berbunga menebarkan serbuk sari kebahagiaan diusia mudanya - mempersiapkan dirinya hingga matang, seiring berisi semakin merunduk, lalu menguning mengukirkan senyum diwajah petani yang setia menengoknya disetiap [...]

By | October 20th, 2011|Catatan Nai|0 Comments

Memaafkan Dengan Sempurna

"Apabila Allah telah mengumpulkan orang orang yang terdahulu dan orang orang kemudian dihari Kiamat, maka akan diangkatlah sebuah panji untuk setiap penghianat, lalu dikatakan: "Inilah penghianat fulan bin fulan" (Al Bukhari 5709, Muslim 3265 dari Umar Radiyallahu Anhu)ღبِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيღPerkenankan kembali, pena ini kugoreskan dengan menyebut Asma Nya,Kuawali dengan salam dari Syurga Nya; "Assalamualaikum Warohmatullahi [...]

By | October 16th, 2011|Catatan Nai|1 Comment

Bersahabat dengan Takdir-Nya

"Tidak ada gunanya waspada menghadapi Takdir, namun do'a bermanfaat menghadapi takdir, sebelum dan sesudah ia turun. Dan sesungguhnya setelah musibah itu ditakdirkan turun (dari Langit). Maka ia segera disambut oleh Do'a (dari bumi) lalu keduanya bertarung sampai Hari Kiamat" (HR Hakim, Ahmad, Bazzar, Ath Thabrani)ღبِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيღKugoreskan pena ini dengan menyebut Asma Nya,Kuawali dengan salam [...]

By | October 12th, 2011|Catatan Nai|1 Comment

Pesan Hikmah! dari Nyamuk.

Selimut malam datang lagi, bak jubah agung perlahan menyelubungi bumi mengganti siang demi malam agar jiwa jiwa beristirahat padanya dari lelahnya dunia. Senyap merayap menelusuri waktu yang halus, meninggalkan mereka yang lalai menari mengantar fajar Nya yang indah. Malaikat berbaris baris, bersiap siap menyaksikan Manusia yang nanti terbangun di subuh harinya.nnggg....ngieng ngieng...JEPLAK! sebuah tamparan memecah [...]

By | October 12th, 2011|Catatan Nai|0 Comments

Islam Dipersimpang Jalan

Biarkan teori teori kebenaran itu besebrangan.Islam ini bukan milik mereka saja, Islam ini bukan hanya milik mereka yang memegang senjata saja, atau mereka yang bangga dengan logo dakwah, khilafah, salafushalih, atau majlis majlis pengatasnamaan ahlussunnah lainnya, Islam ini bukan hanya milik kaum Intelek yang sibuk dengan perdebatan! Islam ini juga milik mereka yang hatinya tenang [...]

By | October 12th, 2011|Catatan Nai|2 Comments