Jawaban Tegas Ustadz Nuruddin Al Indunisy tentang Faham Radikalisme

voa

Bangka (Voa-Islam.com) – Melalui Akun Resmi Facebook Ustadz Nurrudin Al Indunssy (Ahad/20/4) beliau mengunggah video tentang jawaban dan bantahan terhadap siapa saja yang mengatakan bahwa Rehab Hati Qurany mengajarkan radikalisme.

Hal itu di sebabkan dengan kedatangan polisi secara tiba tiba dan meminta waktu untuk menerangkan tentang bahaya faham radikalisme ISIS. Di Hotel Bangka City Bangka Belitung.

Sebenarnya pihak panitia sudah tahu akan kehadiran para polisi dan memang sudah di beritahukan akan hal itu, hanya saja dari pihak kepolisian, dari kabar yang ada tidak menerangkan bahwa nanti ada waktu untuk berbicara ke peserta training tentang kampanye bahaya faham radikal ISIS.

Tentu saja kehadiran para polisi saat itu membuat para peserta tak nyaman dan menteror suasana yang ada, seakan-akan pelatihan Rehab Hati Foundation adalah sebuah gerakan yang mengajarkan ajaran radikalisme.

Ustadz Nurruddin pun menjawab dalam mukodimah beliau saat pelatihan bahwa Rehab Hati Quraniy bukan gerakan Radikalisme dan bukan gerakan teroris sebagaiman yang di kira, akan tetapi Rehab hati adalah training yang mengajarkan tauhid yang sesuai Syariah Islam.

Setelah mengucap salam dan syukur seta takbir beliau jelaskan di hadapan peserta training saat itu, “kalau ada yang bilang acara ini adalah acara radikal maka itu orang yang bodoh di dunia dan di akhirat, kalau ada orang bilang yang pakai jenggot yang pakai jilbab itu orang radikal maka itu orang bodoh dunia akhiratnya, orang yang rugi dunia akhiratnya, Allah akan menangkap dan masukan ke dalam neraka nanti takbir!” tegas beliau dan jamaah pun bertakbir dengan menggema

Kemudian Ustadz Nurruddin melanjutkan “ini bukan acara teroris, ini bukan acara radikal, saya tidak mengajak anda kedalam ajaran yang radikal, dan ini adalah acara saya, dan Anda bayar tiket untuk acara ini. Saya mohon maaf tadi pagi kalau tidak nyaman, dan saya merasa sangat tidak nyaman, karena Anda bayar tiket bukan untuk itu” ungkapnya.

Ustadz Nurrudin pun melanjutkan “dan saya, demi Allah, tidak membawa Anda kedalam ajaran yang sesat, dan saya tidak takut dengan siapapun demi Allah, wawallahi saya bergerak, berdakwah hidup, di negeri di Indonesia yang saya cintai, saya lahir di sini dan saya tidak sedikitpun niat untuk dalam hati saya untuk menyebarkan faham liberal, faham syiah faham radikal, radikal itu apa. Teroris itu siapa. Teroris itu yahudi syiah. Mereka lah yang wajib ditangkap bukan ulama yang hanif, bukan ulama yang menyebarkan semangat jihad” tegas beliau

Dengan ini jelaslah sudah bahwa Rehab Hati Foundation yang di gawangi ustadz Nurruddin Al Indunissy bukanlah gerakan radikal dan teroris yang harus di curigai dan harus di mata-matai. Harunya, Rehab Hati diberi keluasan waktu agar umat faham akan tauhid dan terbebas dari cengkraman kemusrikan dan dukun sihir yang berkonspirasi dengan iblis.