Menu Close

Rahasia Sederhana Kesuksesan Ruqyah | eBook Part 5


B. TEHNIK EKSEKUSI JIN 

Ini adalah sesi yang ditunggu-tunggu, setelah jin itu bereaksi lalu diperingatkan, didakwahi dan di ajak masuk islam tapi tidak mau. Lalu disuruh menghentikan kedzaliman dan keluar dari tubuh pasien juga tidak mau, maka hal berikut adalah memberi dia pilihan; keluar atau disiksa hingga terbunuh.

Dalam hal ini, tentu saja kita tidak seenaknya membunuh jin. Karena dia juga manusia, sebelum membunuhnya kita juga disarankan untuk bertanya tentang agamanya. Jika dia islam, upayakan untuk didakwahi ke dua kalinya, disuruh bertaubat dan tidak menuruti tukang sihir itu. Kadang ada jin yang memang tidak tahu.  Kadang dia diam disana hanya karena mencintai manusia itu. Namun jika dia tidak mendengar, maka menyakiti manusia adalah kedzaliman.

Menyiksa Jin

Sebelum dibunuh, biasanya saya menyiksa terlebih dahulu. Misalkan dengan membacakan ayat-ayat terntun dengan meniatkan untuk membakar mereka. Sebelum jin di siksa, lakukan terlebih dahulu tehnik pasungan untuk mengunci kedua kaki dan tangan jin agar tidak bisa bergerak atau menyerang kita.

Memasung Jin.

Memasung atau mengunci Jin ini sangat mudah, kita hanya perlu meletakan tangan si pasien di sampingnya lalu memegang pergelangannya dengan dua jari; yaitu ibu jari dan telunjuk tangan kita. Lalu berdo’a kepada Allah untuk memasungnya kelantai. Misalkan dengan ucapan:  “La hawla wa laa quwwata ila billahil aliyhil adziim. Ya Allah ya jabbar! Wahai engkau yang kuat, tancapkanlah tangan kanan jin ini ke lantai. Hasbiyallah! Hasbiyallah! Hasbiyallah!” Lalu tiupkan ketangan itu. Insya Allah tangan kanan jin itu sudah terkunci.

Lakukan hal yang sama dengan tangan kirinya, juga kaki kanan dan kaki kirinya dengan cara yang sama dengan durasi kurang dari 1 menit. Artinya harus cepat sebelum dia menyadari kita akan menyiksanya.
Jika dia masih gagah dan ribut, maka tambahkan pasungan di lehernya dengan cara yagn sama. Setelah itu jin bisa dibakar atau disiksa dengan tehnik lain.

Membakar Jin

Bisa dilakukan dengan membaca Ayat Qursy, tehniknya: Sadarkan pasien dan baringkan, jika pasien sadar atau jin-nya keluar atau pura-pura keluar maka panggil jin itu dengan surah Al Baqarah 148 tadi lalu tiupkan. Setelah jin itu bereaksi, geserlah tubuh kita kira-kira satu meter, setelah itu duduk khusyuk menghadapnya.
Letakan tangan kita dipaha, hadapkan dua telapaknya menghadap tubuh pasien; Bangun niat dalam hati untuk membakarnya dan bacakan La Hawla wala quwwata Ila billahil aliyhil adziim, Syahadat, Al Fatihah  dan Ayat Qursy (Al Baqarah ayat 255).

Lalu lihatlah reaksinya! Dia akan mengguling-gulingkan badan seakan benar-benar terbakar. Jika tehnik ini tidak berhasil maka ulangi lagi dengan melafalkan dimulut kita niat untuk membakar itu. Misalkan; “Ya mahsarol jin. Saya sudah peringatkan berkali-kali tapi kamu tidak mendengar, saya sudah perdengarkan ayat-ayat Allah tapi kamu tidak mendengar, maka rasakanlah api biru yang akan membakarmu! Ya Allah azablah dia dengan cara yang engkau kehendaki!” Jika dia meminta Ampun maka hentikan dan suruh keluar lalu ambil janjinya dengan Asma Allah.

Memotong Tubuh Jin

Sebelum dibunuh, saya sarankan juga untuk memotong bagian tubuh jin terlebih dahulu. Dalam artian tidak langsung membunuhnya, karena proses pembunuhan ini biasanya benar-benar terjadi, saya sering mendapat laporan dari jin lain yang menyatakan kematian temannya. Wallahu’alam.

Untuk menghindari membunuh jin, lakukan tehnik penyiksaan dengan terlebih dahulu memotong tangan atau kakinya. Tehniknya sangat mudah, kita bisa menggunakan tangan kita atau mistar atau alat apa saja dan meniatkan ia sebagai pisau tajam menyala yang akan memotong tangan jin dzalim tersebut. Misalkan saja kita ingin memmotong tangannya dulu, caranya sbb;

Pegang pergelangan tangan pasien dengan tangan kiri dan rentangkan, ancam si jin bahwa kita akan memotong tangannya. Misalkan dengan perkataan; “Ya mahsarol jin, jika kamu tidak mau keluar juga maka manusia itu mahluk mulia dan kalian itu mahluk-mahluk terhina. Dan sekarang kalian menghina hamba Allah, maka rasakanlah siksaan ini. Saya akan memohon kepada Allah untuk memberi kekuatan kepada tangan ini untuk memotong tangan kamu! La Hawla walaa Quwwata ila Billah!”

Setelah itu rapatkan jari-jari tangan kanan dan niatkan tangan itu menjadi pisau tajam, lalu letakan di ketiak pasien, tekan dan mulai bacakan Al Anfaal Ayat 17:

فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلاءً حَسَنًا إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Artinya: “Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Setelah selesai membacakan baca “La Hawla walaa quwwata ila billah! Bismillahi Allahuakbar…” lalu bacakan takbir berkali-kali sambil menarik tangan kita ke sisi berikutnya. Dan lihatlah keajaiban dihadapan antum!

Jin itu akan terpotong tangannya. Demi Allah saya pernah melakukan ini, dan satu jam kemudian jin itu belum keluar, saat itu saya menyuruhnya untuk menarik benda sihir dilehernya dan jin itu berkata; “Saya kan tidak punya tangan lagi?”.

Ini menunjukan bahwa jin itu memang terputus tangannya, dalam kondisi terputus tangan manusia yang dirasukinyapun lemas kebawah tidak bergerak sedikitpun. Hari ini si jin tidak keluar dan pasien pulang ke rumah dan rencananya ruqyah akan dilanjutkan besok hari karena sudah malam.

Besoknya suami pasien menelpon menginformasikan bahwa dia meruqyah istrinya di rumah, dan ia mengatakan bahwa jin kemarin masuk lagi dengan kondisi 2 tangan terputus dan mata yang buta.
Dan, keajaiban tidak berhenti disini. Alhamdulillah suatu ketika saya menemukan bahwa tangan yang sudah dipotong itu bisa disambungkan kembali setelah jin itu masuk islam, saya berdo’a kepada Allah dengan membaca Al Fatihah sebagai syifa atau penyembuh dan tangan jin itu tersambung kembali. Saya mengaplikasikan ini juga kepada mata yang dibutakan, atau mata jin yang tidak bisa melihat karena ilmu sihir paranormal yang menyuruhnya.

Membutakan Mata Jin

Membutakan mata jin juga mudah, caranya kondisikan agar pasien diam. Boleh dengan memasung tubuhnya dengan teknis diatas, boleh juga dengan membentak atau mengancam jin itu agar diam. Setelah itu arahkan dua jari (jari tengah dan telunjuk kanan) kearah matanya, lalu dekatkan perlahan sambil membaca surah Yasin Ayat 9:

وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لا يُبْصِرُونَ
Artinya: “Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat”.

Setelah selesai kita mohonkan kepada Allah untuk membutakan mata jin itu dengan mengusapkan tangan kita kematanya. Insya Allah jin itu akan buta. Dan kebutaan itu bisa disembuhkan dengan memohon kembali kepada Allah utnuk membukakan matanya dengan membacakan surah Al Fatihah, meniupnya ke tangan dan mengusapnya jika jin tadi kemudian taubat dan masuk Islam.

Menutup Mulutnya

Penyiksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi jin yang brisik, atau terus terusan mengganggu konsentrasi kita dengan menghina Allah dan Rasul-Nya atau ayat-ayat yang kita baca.
Caranya mudah; Bacakan ayat qursy di tangan kanan kita, tiupkan, niatkan untuk membentuk bola api ditangan kita dan tutupkan ke mulutnya seolah-olah memasukan sesuatu. Lihatlah reaksinya!

Mengunci Jin

Mengunci jin ini pernah saya lakukan kepada pasien “Pelet”, ia sudah 6 bulan kena pellet dan linglung jiwanya. Ahwat itu dipukuli, ditendang, diperas bahkan hingga (maaf) diperkosa tapi tetap saja mau datang kerumah lelaki yang menyihirnya. Inilah salah satu kejahatan jin yang tidak kita sadari.

Ruqyah berlangsung 3 pertemuan, dan Alhamdulillah dihari ke3 si jin sudah sangat lemah. Tapi getaran/kedutan di jarinya tidak hilang, jarinya terus bergerak-gerak dan jin itu terus mengoceh di hati si ahwat tadi. Melihat ini saya tidak punya cara lain dan sempat memohon petunjuk kepada Allah.
Tidak berapa lama kemudian saya dapat ilham untuk menyuruh pasien sendiri yang membacakannya, dan saya suruh pasien baca surah yasiin ayat 9. Pasien membacanya dan ada beberapa kesalahan tadzwij dan saya luruskan, dibacaan ke 2 masih salah, dibacaan ke 3 masih juga salah dan terus saya bimbing hingga akhirnya bacaannya benar. Setelah bacaan dia benar saya menyuruhnya membaca terakhir kalinya dengan khusyuk dan menitakan untuk mengunci mulut jin yang berbisik-bisik terus di didalam hatinya. Dan, subhanallah! Jin itu benar-benar terbungkam.

Tehnik mengunci ini juga bisa dilakukan untuk mengunci jin di titik-titik tertentu. Semisal jika ada kedutan di leher, paha atau kaki, maka kunci di daerah situ dengan melingkari titik yang berkedut itu dengan melafalkan bacaan “Yaasiin” atau surah yasiin ayat 9 tadi.

Tehnik Tehnik untuk menyiksa jin tidak terbatas pada tehnik ini, ini hanya sebagian kecil yang saya alami dan saya ingat. Mungkin sahabat semua masih ada tehnik lain yang mungkin untuk dikembangkan, selama tidak terdapat kesyirikan didalamnya.

Melemahkan Jin

Melemahkan beda dengan menyiksa, menyiksa adalah memberi pelajaran kepada jin itu agar dia jera dengan harapan dia taubat atau keluar sedangkan melemahkan bertujuan untuk melumpuhkan kekuatan mereka hingga tidak berdaya atau sampai hancur kekuatannya.

Semisal dengan menekan ulu hati pasien dengan telunjuk, menepuk-nepuk dada pasien, memukul tengkuk pasien dan menekan ubun-ubunnya dengan telapak tangan.

Menekan Ulu Hati 

Caranya; baringkan pasien, atau jika tidak mungkin lakukan diposisi apa saja. Arahkan jari kita kearah ulu hati sambil membaca surah al Falaq. Biasanya jin-jin yang ada dalam tubuh pasien karena praktek-praktek pengisian tenaga dalam sangat takut dengan tehnik ini. Arahkan telunjuk dari jarak 50 centimeter kearah ulu hati hingga surah al Falaq itu selesai. Atur ritme bacaan hingga jari kita sampai keulu hati saat al Falaq selesai.

Lihat reaksinya, biasanya pasien menjerit-jerit kesakitan dan ampun-ampunan. Setelah ujung jari menekan ulu hati, maka ucapkan do’a; “Ya Allah tancapkanlah besi dari ujung jari ini hingga menembus ulu hati, jantung dan tulang belakang jin ini ya Rabb!!”

Jika jin belum takluk, terus tekan dan bacakan “Ya Allah tancapkanlah besi ini”, lalu lepas. Dan si pasien akan merasakan ada besi yang menancap di ulu hatinya.

Hal ini bisa kita lakukan juga dengan ubun ubun pasien, lakukan hal yang sama dan do’akan; “Ya Allah tancapkanlah besi dari jari ini, tembuskan ke kepala jin ini hingga telapak kakinya”.
Insya Allah jin itu akan melemah dan biasanya menyerah. Jika tidak menyerah juga lakukan tehnik lain.

Meracun Jin

Racun ini bisa kita buat dengan membacakan Al Fatihah di segelas Air dan menambahkan 2 sendok garam kedalamnya. Niatkan agar ia menjadi racun dan timah panas mendidih atau seperti buih dilaut selatan yang membanting-banting jin itu ke karang. Tiupkan ke gelas itu dan minumkan ke jin dengan sendok, minumkan sedikit-sedikit hingga ia menyerah.

Jika tidak meyerah juga kita bisa meneteskannya ke kaki, dada, atau bagian tubuh lain dengan meniatkan untuk menyiksa jin itu. Jin biasanya sangat takut dengan air garam.

Memukul Jin

Pukulan ini sangat menyakitkan untuk jin, kita bisa memukulnya di beberapa tempat semisal punggung, kepala dan dada. Dada biasanya lebih menyakitkan untuk mereka. Caranya mudah, tepuk atau pukul sewajarnya dengan membaca surah Al Hasyr ayat 21. Lakukan hingga ia melemah.

Menyembelih Jin

Tehnik ini adalah tehnik terakhir setelah jin tidak mau keluar, tehnik ini sangat mudah. Hampir sama dengan tehnik memotong tubuh jin yang sudah saya tulis diatas. Ayat yang dibaca juga sama yaitu surah Al An Faal Ayat 17.

Caranya: 
Pegang ubun-ubun pasien dengan tangan kiri dari belakangnya, letakan dengan yakin tangan kita dileher sebelah kiri. Seakan meletakan pisau tajam di lehernya. Lalu bacakan surah al Anfal 17 tadi hingga selesai, setelah itu tarik kearah kanan seakan akan menyembelih beneran.
Tarik dengan yakin sambil membaca “Bismillahi Allahuakbar!!” dan lihatlah hasilnya, biasannya pasien bersuara seperti kambing digorok dan pingsan. Keberhasilan sangat tergantung kepada keyakinan, dan tentu saja semua terjadi atas izin Allah.

Menarik Jin Keluar

Menarik jin keluar dari tubuh dilakukan setelah jin itu disiksa, atau disuruh keluar tapi tidak mau. Hal ini tidak sesulit yang dibayangkan, kita dengan izin Allah bisa menariknya keluar, baik melalui mulut, hidung, jari-jari atau ujung jari-jari kaki.

Ayat yang dibacakan adalah ayat penarik, yaitu surat Almu’minuun 115:

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لا تُرْجَعُونَ

Caranya: Setelah dilakukan scanning, atau tehnik penelusuran diman jin itu berada dan ditemukan titiknya (biasanya ia ada di titik yang dirasa sakit oleh pasien), maka letakan tangan kita disitu dan tarik keluar. Tarik kea rah terdekat, baik ke mulut, hidung, ujung jari tangan atau jari kaki dengan membacakan ayat diatas dengan yakin.

Ketika tangan kita sampai diujung tangan, kaki atau mulut maka ucapkan “Bismillahi Allahuakbar!”. Insya Allah jin akan keluar.

Cara lain adalah dengan tehnik PTT atau Putaran Tawaf yang kami kembangkan juga di Quranic Healing, caranya mudah: Letakan tangan kanan kita di perut, putar-putar kearah kiri sambil membaca “La hawla walaa  quwwata ila billah..” sambil meniatkan untuk mengumpulkan sihir di perut, lalu tarik ke mulut sambil membaca ayat penarik diatas. Biasanya pasien langsung muntah dan sembuh.

Mengeluarkan Jin

Pada intinya semua upaya diatas dilakukan untuk mengeluarkan jin, dan kesemuanya pengembangan dari cara yang Rasulullah SAW ajarkan. Namun sebenarnya ada cara khusus yang persis dilakukan Rasulullah SAW, semacam memukul di punggung atau tengkuk pasien.

Dari Mathar bin Abdur Rahman, ia berkata: “Telah diceritakan kepadaku ummu Abbad dari bapaknya bahwa kakeknya Az-Zari pergi menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan membawa anaknya yang gila, diceritakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memukul punggung anak itu seraya berkata ”Keluarlah hai musuh Allah” Kemudian anak itu menatap dengan pandangan yg sehat tidak seperti sebelumnya.”

Dalam hadits lain Rasulullah SAW memukul pasien sambil berkata “Saya Hamba Allah, keluarlah wahai Musuh Allah!”. Hal ini insya Allah bisa kita lakukan juga, dan atas pertolongan Allah banyak yang berhasil. Namun jika tehnik tersebut tidak berhasil maka bacakan kembali peringatan Allah dalam surah Al Hasyr ayat 21 yang sangat ditakuti jin.

لَوْ أَنْزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ
Artinya : “Kalau sekiranya kami turunkan Al-Quran Ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah”.

Niatkan untuk memecahkan tubuh mereka, atau menghacurkan jasad mereka dan membaca “Ukhruj ya Aduwallah!” atau artinya; “Keluarlah wahai Musuh Allah!”. Biasanya pasien muntah seketika, jika belum muntah terus pukul-pukul dipundak atau dadanya hingga muntah.

Sampai bertemu di sessi berikutnya; Tanya Jawab Seputar Jin 
Daftar Isi eBook:
Salam Tauhid
O P E N I N G
KONSELING & CONDITIONING
INI SIHIR ATAU MEDIS?
W A R M  I N G
TEHNIK SCANING
Ayat-Ayat Scaning.
Ayat-Ayat Pemanggil Jin.
E K S E K  U S I.
PERSIAPKAN SENJATA
Ayat- Ayat Al-Qur’an.
Doa-Doa Rasulullah.
TEHNIK EKSEKUSI.
Menyiksa Jin.
Melemahkan Jin.
Menyembelih Jin.
Menarik Jin Keluar.
Mengeluarkan Jin.
KERAGUAN DAN JAWABAN SEPUTAR JIN DAN RUQYAH. CLOSING.
C L O S  I N G
MENUNTASKAN SISA-SISA SIHIR.
MENGAKTIFKAN PAGAR GHAIB.
10 Dosa Besar.
6 TEHNIK RUQYAH MANDIRI.
Tehnik Ruqyah Rumah Menuntaskan Sihir Menahun, Tehnik Menghukum Jin  Di Alam Mimpi, Teraphy Al Fatihah, IHP Al Fatihah, Ruqyah Mp3.
“The Miracle Of Tauhid”.
Sampai bertemu di bagian 6, atau langsung Download Ebooknya di: http://sdrv.ms/V1f2Rn
Salam Tauhid
Nuruddin Al Indunissy
[Author, Konsultant, Therapist dan Trainer Rehab Hati]
www.nai-foundation.com 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *