Galau merupakan peristiwa berkecamuknya berbagai kontroversi hati yang menimbulkan berbagai kerusuhan semu dalam fikiran seseorang. Jika menimpa remaja, maka bagi mereka ini adalah hal besar yang menakjubkan untuk didramatisasi. Bagi seorang dewasa, meski ini bukan hal besar namun tetap mengganngu fokus dan membuatnya berkepribadian ganda ketika dihadapan kepada situasi yang membuatnya harus ramah meski basa-basi.

Setelah 5 hari di Kota Palopo dan merehab sekitar lebih dari 200an peserta, ternyata para panitia yang selama ini bekerja keras mengurusi event yang cukup besar itulah yang paling “Hot” reaksinya saat diruqyah. Terutama mereka yang di hired dari STAIN Palopo, karena kebanyakan mereka juga ahli Qur’an yang mengajar di TPA masing-masing di wilayahnya.

Tentu saja bagi saya ini bukan hal menarik lagi, karena syaitan itu memang senang mengganngu orang-orang baik dan malas mengganngu orang jahat. Karena orang jahat itu memang sudah bertlstatus “teman” bagi mereka. Tidak terelakan lagi, para ahwat berjilbab lebar dan berkaus kaki rapi yang menandakan komitmentnya terhadap jemaah ini bereaksi total saat ruqyah session terakhir tadi malam sebelum saya bertolak dari palopo. Ruqyah ini khusus panitia!!!

Alhamdulillah setelah proses ruqyah selama 3jam, seluruh syaitan yang kemarin beringas itu bisa dilumpuhkan atas izin Allah. Seperti ditulis sebelumnya, palopo ini mendapat posisi di hati saya karena ada 2 ikhwan yang berdiri menyerang ke tempat saya duduk dan tercatat 4 ahwat menyerang hingga merobek-robek gamis saya bahkan ada salah satu mereka yang dibanting ke lantai “unconditionally”. Sungguh Allah telah melindungi saya dan kang Ade yang mendampingi saya selama beberapa hari ini, karena hamba-hamba yang dikuasai syaitan dan menyerang membabi buta ini hampir semua panitia atau keluarga panitia hingga bisa diruqyah tuntas atau dilumpuhkan syaitan-syaitannya di hari berikutnya dan mereka pun dapat tazkiyyah lebih banyak.

Ahwat yang saya banting ke lantai pun tidak merasakan apa-apa di tubuhnya, bahkan memberi kami hadiah saat perpisahan dengan panitia. Alhamdulillah mereka pun menjadi bagian dari keluarga rehab hati indonesia. Ini barangkali hadiah yang Allah berikan, hingga pagi ini saya merasa lega ketika meninggalkan kota Makassar menuju Jakarta.

Oh ya, ruqyah anti galaunya..
Sebenarnya ini kesimpulan hikmah yang saya peroleh setelah melewati banyak pelatihan ruqyah secara ummum di hampir seluruh kota di indonesia; bahwa “Pemicu gangguan jin yang membuat api sihir itu menyala-nyala adalah dari kekacauan psikis yang dimulai dari qalbu mereka yang menyimpan kemarahan atau kekecewaan terhadap manusia atau bahkan sang haliq yang telah menciptakannya”..

Seperti ahwat yang menyerang para praktisi semalam, ternyata setelah digali ia masih kecewa bahkan masih sangat marah ketika ayah tercintanya dipanggil Allah. Naudzubillah.. ini adalah kesalahan besar yang membuat syaitan menguasainya. Saat baru mulai ruqyah, dia berdiri dan lari ke pintu sambil teriak “saya mau pulang ke pohon”.

Begitupun ahwat lainnya, mereka hampir tidak terkendali hingga ruqyah malam itu berakhir jam 4 pagi dan masyarakat masih ramai di masjid hingga shubuh.

Lalu bagaimana menguatkan kembali hati yang galau itu?
Ada dua hal yang bisa menguatkan hati yang di sabdakan Rasulullah sholallahu alaiyhi wa sallam; yaitu shalat malam dan bacaan ruqyah dari ayat-ayat al Qur’an. Namun shalat malam bagi seseorang yang kena gangguan jin itu sangat berat dan hampir tidak mungkin, kecuali setelah gangguan itu melemah atau dilemahkan. Jadi disarankan untuk diruqyah terlebih dahulu, baik dengan raqi yang sholih atau mendengarkan rekaman suara atau mp3nya.

Jika kondisi tidak memungkinkan, insyaAllah bisa dilakukan dengan melakukan tuntunan berikut;

1. Selepas shubuh, baca;
– “Lailaha illallahu wahdahu laa syarikalalhu lahulmulku wahua ala kully sayyiin qadiir” (Tidak ada illah yang wajib disembah kecuali engkau ya rabb, yang wajib di ibadahi dan tidak ada sekutu bagimu, yang memiliki kerajaan, segala pujian dan engkaulah yang menguasai segala sesuatu) sebanyak 100kali.
– Hasbunallah wanikmal wakiil nikmal maula wa nikman nasiir (Cukup bagiku engkau ya Raab, sebagai peminpin, tempat berlindung dan minta tolong) sebanyak 7x
– Rhoditubillahi robba, wabil islami diina wabi muhammadin sholallahu alaiyhi wa sallam nabiyya wa rosula (aku ridha engkau sebagai rabbku, Islam sebagai agamaku dan muhammad sholallahu alaiyhi wa sallam sebagai rasulku) 1x
– A’udzubikalimatillahit tammati misyarima kholaq (Aku berlindung kepadamu dari setiap kejahatan mahluk yang telah engkau ciptakan.
– Baca Al Falaq dan An Nass sebagai perlindungan.
2. Awali setiap hal baik dikeseharian dengan basmalah dan niatkan untuk mencari keridhoan Allah dan dalam rangka mendekatiNya.
3. Lakukan wudhu dan jaga sepanjang hari.
4. Tegapkan shalat tepat waktu.
5. Jaga lisan dan jari jemari dari ghibah, fitnah dan berkumpul dengan orang sehat atau yang mau sehat.
6. Sore harinya baca;
– Al falaq An Nass, sebagai perlindungan.
– Al Baqarah 1-4, 163, 164, 255, 284-286
7. Sebelum tidur, lakukan hal berikut;
– Ambil wudhu,
– Baca al Qur’an, 1 atau 2 lembar dengan ridho. Jika sulit atau teramat berat cukup 1 atau 2 ayat. Jangan membaca 1 juz tapi tidak ridho, kecuali untuk pembiasaan.
– Bacakan Al Ikhlas, al falaq dan Annas masing-masing 3kali dan tiupkan ketelapak tangan dan usapkan keseluruh tubuh.
– Rebahkan tubuh dan ingat kembali hal-hal yang mengecewakan kita, lalu catat satu persatu. Setelah itu ingat kembali kebaikan Allah hari ini dan berbagai hikmah yang bisa disyukuri. Setelah itu catatan kekecewaan tadi kurangi (minus) dengan kekecewaan hari ini, terus kurangi satu persatu. Hingga habis..
Jika ternyata masih banyak kecewa daripada hikmah hari ini, berarti hidup kamu sia-sia hari ini atau belum mengenal rabbmu hingga hari ini. Menangislah, karena kamu pantas menangis dan mohon ampunlah dan berdo’alah untuk hari yang baik esok hari.
8. Jika sulit tidur.
Ambil qur’an-nya lagi dan buka ayat atau surah favoritenya lalu mohonkan kepada Allah alqur’an yang dibaca itu sebagai penyejuk qalbunya, cahaya didadanya, kekuatan dijiwanya dan pengusir kegelisahan dan waswas juga takut, penenang seluruh organ tubuh dan darah serta syaraf-syarafnya.

Baca hingga tertidur diperlukan al Qur’an.

Jika belum bisa tidur juga. Coba ingat seluruh wajah yang pernah melukai kita dan maafkan. Terus lakukan hingga mampu melakukannya. Jika tidak bisa juga..

Bayangkan syaitan-syaitan yang sedang berpesta merasakan kemenangannya atas kesalahanmu hari ini.

Selamat Mencoba
Jangan lupa, bahwa memulai sesuatu itu sngat sulit dan menjaganya akan lebih sulit lagi. Tapi, jika ingin berubah maka ciptakanlah perubahan itu.

Salam Bahagia
Nuruddin Al Indunissy