Menu Close

tentang Cinta | ch5

“Ketahuilah bahwa keletihan dan kelelahan itu akan tetap indah jika niat dihati telah diperindah mahabah jauuuh sebelum bahasa untung dan rugi duniawiyyah diperhitungkan”.

Perniagaan dengan Allah itu tidak mengenal rugi, karena tidak mungkin Tuhan yang maha kaya diatas segalanya ingin merugikan seorang hamba lemah yang hanya berharap dan takut kepada-Nya.

Keindahan demi keindahan yang menaburi hati kita disetiap pencapaian adalah bunga dari Al Haayaaati Dunia yang memang megah dan mempesonakan. Namun keindahan demi keindahan yang terselip cantik diantara kekecewaan dan kegagalan disetiap fase kehidupan adalah anugerah. Kesabaran adalah rejeki ruhani yang akan kita temui disuatu hari yang kekal nanti.

Sementara kesedihan, kekecewaan, luka dan berbagai peristiwa yang membuat hati kita runtuh dan terjatuh adalah cerminan kadar cinta kita kepada dunia yang berlebih. Dimana kita lebih sakit dan kecewa ketika kehilangan kehilangan dunia yang suram fatamorgana ketimbang kehilangan akhirat yang abadi.

Seandainya kita tahu bahwa bunga digenggaman itu akan layu, maka kita tidak akan pernah memetiknya. Namun kebanyakan dari kita ingin segera menghisap harumnya dan mengabaikan kesedihan tangkai yang menyangganya, kesedihan daun daun rimbun yang mempercantik dan melindunginya dari sengatan matahari. Kesedihan putik-putik yang berharap akan menjadi buah dan menebar bunga-bunga lain dikemudian hari.

Kita sering tergesa, buru-buru menuduh dan menyalahkan orang lain atas ujian yang menimpa diri kita. Padahal semua manusia sedang di uji, baik sadar atau tidak. Bersyukurlah saudaraku, jika saat ini engkau sadar bahwa Allah yang Maha Gagah sedang menyapamu dengan ujian! Hingga engkau bisa berlama-lama, bermanjaan dan berdekatan dengan-Nya.

….
simak catatan tentang cinta seri 1, 2, 3 dan 4 di postingan sebelumnya.

salam bahagia,
SALAM TAUHID
nai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *