CHAPTER 3

TEHNIK-TEHNIK PENGEMBANGAN QURANIC HEALING

Tehnik-tehnik Ruqyah yang akan anda pelajari berikut adalah beberapa tehnik rahasia yang pernah dilakukan Rasulullah yang dikembangkan dalam komunitas Qur’anicHealing Indonesia.


 

1. TEHNIK SENTUHAN[HEALINGTOUCH]

Setelah melakukan muqodimah Ruqyah, sentuhkan telapak tangan ditempat yang sakit dengan penuh kasih sayang dan mohon kekuatan kepada Allah untuk menyirnakan rasa sakitnya.

Hal ini dilakukan dengan berlandaskan sebuah riwayat dari dari  Utsman bin Abu Al ‘Ash bahwa ia telah datang kepada Nabi ﷺ- Utsman berkata; sementara aku sedang sakit yanghampir membinasakanku – Utsman berkata, “Kemudian Rasulullah ﷺ  bersabda: “Usaplah menggunakan tangan kananmu sebanyak tujuh kali, lalu ucapkanlah:

 

أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ

A’UUDZU BI’IZZATILLAAHI WA QUDRATIHI MIN SYARRI MAA AJIDU

Artinya: (Aku berlindung kepada kemuliaan Allah dan kemampuan-Nya dari keburukan yang aku temui)”.

 

Utsman berkata, “Lalu aku melakukan hal tersebut, maka Allah ‘azza wajalla menghilangkan apa yang ada padaku, dan aku selalu memerintahkan keluargaku dan yang lainnya untuk mengucapkannya.” [1]

 

Lakukan sentuhan selama 3 sampai 5 menit, perhatikan reaksi yang terjadi sambil membacakan ayat-ayat syifa atau ruqyah yang dihafal. Praktisi boleh membaca langsung dari mushaf Al Qur’an atau media lain jika tidak menghafalnya.

Jika titik sakit itu tidak diketahui maka sentuh di ubun-ubun sambil membaca surah Hud ayat 56:

إِنِّي تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ رَبِّي وَرَبِّكُمْ مَا مِنْ دَابَّةٍ إِلا هُوَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا

Artinya: “Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya…”.

Jika terjadi reaksi seperti menangis, meringis kesakitan, bergetar hebat atau pasien seperti mual-mual, maka terus bacakan hingga muntah. Atau lakukan tepukan didaerah tengkuk atau punggung dan perintahkan jin yang mengganggunya untuk keluar dengan mengucapkan; “Ukhruj ya Aduwallah” (keluarlah wahai musuh Allah!).


2. TEHNIK TEPUKAN

Tehnik menepuk/memukul ini dilakukan setelah terjadi reaksi, saat membacakan ayat-ayat ruqyah. Tujuannya adalah untuk mengusir atau menyiksa jin didalam tubuh pasien, hal ini seperti yang telah dicontohkan Rasulullah ﷺ dalam berbagai riwayat.

Hal ini berdasarkan dari riwayat Mathar Bin Abdurahman Al-A’naq yang mengisahkan tentang seroang anak perempuan gila yang dibawa kehadapan Rasulullah ﷺ dengan keadaan diikat. Kemudian setelah wanita itu dilepas ikatannya dan duduk membelakangi Rasulullah ﷺ sesuai perintahnya, beliau memegangi keempat ujung bajunya dari atas kebawah dan memukul punggungnya hingga terlihat ketiak beliau putih sambil bersabda “Keluarlah engkau wahai musuh Allah! Keluarlah engkau wahai musuh Allah! Setelah itu Rasulullah mendoakan dan mengusap wajahnya, dan wanita itu sembuh[2].

 

Selain di punggung tepukan juga bisa dilakukan di daerah kepala (dengan ritme dan tidak terlalu keras), tepukan juga bisa dilakukan di daerah tengkuk/pundak dan dada. Ini berdasarkan riwayat lain, saat Rasulullah ﷺ mengobati Ustman Bin Abl Ash ra mengeluhkan bahwa dia lupa rakaat shalat. Saat itu Rasulullah ﷺ melakukan tepukan/pukulan di daerah dadanya.


3. TEHNIK TEKANAN.

Tehnik berikutnya adalah dengan cara menekan titik pusat sakit sambil membacakan ayat-ayat Ruqyah.

Hal ini berdasarkan sebuah hadits dari Aisyah Ra, saat Rasulullah mengobati salah satu sahabatnya. Bahwasannya “Nabi , apabila ada seorang yang mengeluh karena ada sesuatu yang dirasa sakit pada dirinya atau ada luka, baik kecil ataupun besar, maka Nabi s.a.w. berdoa dengan menggunakan jari tangannya sedemikian”. Sufyan bin ‘Uyainah yang meriwayatkan hadits ini menunjukkan cara menggunakan jari itu, yakni telunjuknya diletakkan di bumi lalu diangkat dan di waktu meletakkan itu mengucapkan:

”Dengan menyebut nama Allah, ini adalah tanah bumi kita, dicampur dengan ludah sebagian dari kita, dengannya dapat disembuhkan orang sakit diantara kita, dengan izin Tuhan kita.

FUNGSI APLIKATIF DAN PENGEMBANGAN TEHNIK TEKANAN

ü  Menyirnakan Penyakit.

Alhamdulillah berbagai sakit semisal migrain, pegal menahun, kolesterol, gula, bahkan pengapuran bisa disembuhkan hanya dengan menekannya sambil dibacakan ayat-ayat Ruqyah selama beberapa menit hingga hilang.

ü  Menyiksa Jin.

Alhamdulillah tehnik ini juga menjadi senjata mutakhir untuk menyiksa jin yang bersembunyi di titik-titik tertentu (persembunyian/tempat jin tinggal dalam tubuh biasanya ditandai dengan sakit dibagian tubuh tertentu).

ü  Mendeteksi/Menelusuri.

Alhamdulillah tehnik ini juga berfungsi menelusuri/mencari titik-titik tertentu dalam tubuh dimana jin bersembunyi. Salah satu titik-titik persembunyian mereka adalah disekitar titik yang telah ditentukan ahli bekam (lihat gambar)

 

ü  Penelusuran disekitar Aliran darah.

Lakukan tekanan sambil membacakan ayat ruqyah di semua aliran darah (arteri besar/lihat gambar). Jika pasien merasa sakit, maka disanalah letak sumber penyakit atau dimana sihir bekerja menyakiti.

 

Hal ini berdasarkan keumuman hadits dari Shafiyyah binti Huyay ra, yang meriwayatkan sabda Rasullullah ﷺ bahwa “Sesungguhnya syaitan berpindah pada tubuh anak adam melalui jalan darahnya”. Hadits ini dinukil dari kitab Rududun ‘ala Bathil (2/138)

Tips: Jangan terkecoh saat pasien menjerit dan menyuruh menghentikan pijatan karena sakit yang dirasanya saat ditekan dengan jari, yakinkan bahwa yang sakit itu bukan pasien tapi jin nya. Cara meyakinkan pasien sangat mudah, sadarkan dia (sadarkan secara total, ajak dia beristighfar dan menghadirkan jiwanya)tekan bibir bagian atas dibawah hidungdan suruh tarik nafas yakinkan bahwa yang berbicara dengan anda itu dia bukan jin yang ada dalam tubuhnya. Dan tekan lagi titik tadi, insya Allah pasien tidak akan merasakan sakit. Jadi ia merasakan sakit saat dalam kondisi tidak sadar atau setengah sadar.

ü  Tekanan Sektoral di Sepanjang Tulang Belakang

Lakukan tekanan di titik sesuai penyakit yang diderita (lihat gambar) misal tititk C1 dan C2 (untuk sakit disekitar kepala, mata, sinus, lidah dan anggota dimuka dan seterusnya) dengan 2 atau 3 jari tangan sambil membaca ayat ruqyah.

Jika penyakit tidak hafal atau belum diketahui di daerah mana yang sakit, maka cukup lakukan tehnik usapan sektoral dengan telapak tangan dari atas kebawah atau sebaliknya (dibahas di tehnik berikutnya).

ü  Penggabungan Tehnik SEFT untuk Pasien Depresi.

Alhamdulillah, setelah melakukan percobaan untuk menekan/mengetuk dengan jari (baik satu, dua atau 3 jari) sambil membacakan Ayat Ruqyah terjadi perubahan yang drastis dalam kesadaran pasien. Saya menggunakan titik-titik ini untuk menyadarkan pasien, baik kesurupan, dari rasa sakit yang bersifat sihir (merasa sakit luarbiasa saat ditekan didaerah tertentu saat ruqyah) ataupun menyadarkan pasien dari depresi.

Alhamdulillah, setelah melalui experimental, penekanan dititik ini juga menyembuhkan kelainan homosex, lesbian dan phobia binatang dan penyucian jiwa dari masalalu. Hal ini bergantung pada kemampuan teraphist dalam mengolah kata untuk menyemangati atau mengajak pasien kembali pada fitrah.

Alhamdulillah, titik ini juga merupakan tempat persembunyian jin-jin mahabbah (sihir mahabbah, perceraian atau berbagai bentuk jin yang melancarkan misi mengubah kesadaran pasien dari benci ke cinta dan sebaliknya) atau jin-jin yang mencintai manusia.


4. TEHNIK USAPAN

Dari Aisyah ra berkata : “Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah peniup untuk dirinya dalam keadaan sakit menjelang wafatnya dengan bacaan Al Mu’awwidzat. Maka ketika beliau kritis, akulah yang meniupkan bacaan itu dan aku usapkan kedua tangannya ke tubuhnya karena keberkahan tangannya.”  (HR. Bukhari, Muslim).

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ نَفَثَ فِي كَفَّيْهِ بِقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَبِالْمُعَوِّذَتَيْنِ جَمِيعًا ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا وَجْهَهُ وَمَا بَلَغَتْ يَدَاهُ مِنْ جَسَدِهِ قَالَتْ عَائِشَةُ فَلَمَّا اشْتَكَى كَانَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَفْعَلَ ذَلِكَ بِهِ

 

Dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha dia berkata; “Apabila Rasulullah ﷺ hendak tidur, maka beliau akan meniupkan ke telapak tangannya sambil membaca QUL HUWALLAHU AHAD (QS Al Ikhlas 1-4) dan Mu’awidzatain (An Nas dan Al Falaq), kemudian beliau mengusapkan ke wajahnya dan seluruh tubuhnya. Aisyah berkata; Ketika beliau sakit, beliau menyuruhku melakukan hal itu.” [3]

FUNGSI APLIKATIF TEHNIK USAPAN

ü  Menyirnakan sakit sihir dipermukaan.

Tehnik ini sangat ampuh untuk menghilangkan sakit di tubuh karena sihir semisal gatal, ngilu, sakit seperti ditusuk, kesemutan, pegal, panas, dingin, dll.

Caranya, bacakan ayat ruqyah (semisal surah Al Mukminun ayat 15 atau 3Qul) ditelapak tangan dan tiupkan lalu usapkan didaerah yang sakit dengan berniat untuk menyapu/mengobati/membuang penyakit dari tubuh.

ü  Menghilangkan Penyakit Dalam (fisik dan psikis)

ü  Tehnik usapan bisa dilakukan menyembuhkan/healing didaerah kepala, dada, semisal sesak, gelisah, ragu, was-was, syahwat berlebih, marah, dendam atau bahkan sampai penyakit gila.

Hal ini seperti sebuah riwayat dari Ibnu Abbas ra bahwa ada seorang wanita datang membawa anaknya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata ”Wahai rasul, ia terkena penyakir gila”. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memantrainya (meruqyah) dan mengusap dadanya, lalu anak itu muntah dan keluar dari mulutnya seperti binatang kecil lalu bergerak.

ü  Usapan Sektoran untuk teraphy Penyembuhan Syaraf Tulang Belakang.

Syaraf belakang merupakan salah satu pusat berbagai penyakit. Usapan sektoran ditulang belakang ini dilakukan jika penyakit atau titik sakit tidak diketahui, jika ada nyeri dititik tertentu dan bisa dipelajari maka lebih baik lakukan dititik tertentu. Lakukan usapan sambil membacakan Ayat-Ayat Ruqyah. Caranya bacakan ayat ruqyah dan usapkan (dorong) dari bawah keatas untuk membuang penyakit melalui mulut (muntahan), biasanya pasien muntah. Untuk detoksifikasi, direkomendasikan untuk membaca surah Al Falaq.


6. TEHNIK TIUPAN

Tehnik penyembuhan dengan meniup ini seringkali dilakukan oleh Rasulullah ﷺ untuk mengobati, baik dengan meludah atau sekedar meniupnya.

Caranya adalah dengan membacakan ayat ruqyah kemudian meniupkannya ke object atau titik sakit dengan niat membakar, menyembuhkan atau menghancurkan sihirnya.

FUNGSI APLIKATIF TEHNIK TIUPAN

1. Menghembuskan nafas / hawa ditempat yang sakit

Dari jabir bin Abdullah, ia berkata: “Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam perang Dzatur Riqa’. Ada wanita membawa anaknya yang dikuasai syaithan,  maka Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata ”Dekatkanlah anak itu padaku”. Kemudian Rasulullah membuka mulutnya dan meludah kedalam mulut anak itu seraya berkata ”pergilah musuh Allah”.

2. Menghembuskan nafas di media air

Ali bin Abi Thalib berkata: “Seekor kalajengking telah menyengat Rasulullah di saat beliau shalat. Ketika selesai shalat, beliau berkata, “Semoga Allah melaknat kalajengking, yang tidak membiarkan orang yang lagi shalat atau lainnya. Lalu beliau mengambil air yang dicampur dengan garam. Kemudian diusapkan ke bagian yang sakit sambil membaca surat al-Kafirun, surat al-Falaq dan surat an-Nas.” (HR. Ath-Thabrani)

 

[1] [Sunan Abu Daud 3393, juga dalam Muwatha’ Malik 1479

 

[2]Al-Haitsami, dalam Majma’uz Zawa’id: 9/3, berkata bahwa Hadist ini diriwayatkan imam Thabrani

[3][Shahih Bukhari 5307]