AYAT-AYAT RUQYAH SYARIYYAH

Ayat-Ayat Ruqyah Standard

Ayat-ayat al Qur’an yang bisa dijadikan ayat untuk teraphy ruqyah adalah ayat yang berkisah tentang azab Allah, nikmat Allah, tentang sihir, tentang jin dan syaithon. Ayat-ayat ruqyah standar adalah ayat-ayat ruqyah yang dibacakan oleh Rasulullah dalam meruqyah, ayat ini dibacakan peruqyah dalam setiap ruqyah untuk semua jenis penyakit. Ayat-ayat tersebut berasal dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibn Majjah dalam Sunannya (2/1175), dari Abdurahman bin Abu Laila. Ayat-ayat tersebut adalah; Al Fatihah, Al Baqarah 1-4, 163-164, 255, 284-286, Ali Imran 18, Al A’raaf 54-56, Al Mukminun 116-118, Al Jin 3, Ash Shafaat 1-10, Al Hasyr 22-24, Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nass.

 

Ayat-ayat Ruqyah tersebut dilengkapi oleh para ulama yang berkompeten dalam ruqyah sbb: Surah Al-fatihah, Al Baqarah: 1-5, 102-103, 163-164, 285-286. Al-Imran 18-19, Al-A’raaf 54-56, 117-122, Yunus 81-82, Taha 69, Al-Mukminin 115-118, As-Shaffat 1-10, Al-Ahqaf 29-32, Ar-Rahman 33-36, Al-Hasyr 21-24, Al-Jin 1-9, Al-Ikhlas, Al Falaq dan An-Nas.

Untuk melakukan teraphy ruqyah, hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan muqodimah Ruqyah atau persiapan sebelum meruqyah semisal wudhu, shalat mutlak 2 atau 4 rakaat , istighfar, shalawat, dan mohon kekuatan kepada Allah. Lalu bacakan ayat-ayat diatas dengan khusyuk sambil memperhatikan reaksi yang terjadi, jika tidak ada reaksi ulangi hingga tiga kali. Jika terjadi reaksi berupa getaran, kedutan keras, kedip-kedip, sendawa, batuk-batuk, ngantuk, nguap, nangis dan reaksi halus lain maka terus lanjutkan dan baca intonasi dengan lebih keras. Jika pasien mulai bereaksi keras atau kasar, semisal memarahi peruqyah atau seakan mau memukul, atau melihat dengan mata yang berani maka hal berikutnya adalah mengendalikannya.

Jangan panik, sekeras apapun reaksinya, meskipun ia bertingkah seperti harimau yang menggaum atau ular yang meleok-leok. Mendekatlah dan pegang ubun-ubunya lalu bacakan surat-surat Al Qur’an sebagai peringatan kepada dia misalnya saja dengan berkata;

“Ya.. mahsyarol jin. Dengarkan, takutlah kalian kepada Allah. Kalian diciptakan dari nyalaan api bukan untuk mengganggu manusia, tapi untuk beribadah kepada Allah! Segeralah bertaubat dan keluarlah dari tubuh ini. Ingatlah wahai bangsa jin, kalian tidak berhaq tinggal di tubuh manusia ini dan ingatlah setiap detiknya akan dihitung sebagai kedzaliman yang besar. Takutlah kepada Allah dan keluarlah…”.

Dan biasanya mereka tidak akan keluar begitu saja. Jika melihat kondisi ini, lanjutkan bacaan ayat ruqyah standart tadi hingga selesai. Biarkan dia teriak-teriak sekerasnya, bahkan bacakan diayat-ayat tertentu dimana teriakan dia semakin mengeras. Terus bacakan hingga dia meminta ampun.

Jika dia berbicara melalui bibir pasien, maka ajaklah bicara sewajarnya. Ajak dia untuk bertaubat, jika dia melawan dengan kekerasan seperti melukai pasien atau melukai kita maka ancam dia dengan ayat yang lebih keras lagi semacam ayat Al Hasyr atau an An Faaal 17, disertai pukulan di daerah punggung atau dada.

Download Ayat-Ayat Ruqyah