Adikku✿ܓmari sejenak lepaskan penat, longgarkan sumbat sumbat emosi yang membebani fikiranmu, Nasihat ini sengaja kutulis dalam bentuk sederhana untuk meregangkan dan menggugah hatimu. Berilah hatimu celah untuk tersenyum. Tak usah khawatir dengan dunia ini, jangan terlalu di dramatisir. Jika dunia memberi seribu alasan untuk menangis, maka ciptakan sejuta alasan untuk tersenyum.

Hidup itu tidak jauh beda dengan sugesti difikiran mu.

Adikku✿ܓmenangis itu sendiri tidak menandakan kamu lemah, sejak kamu lahir dulu, menangis itu adalah tanda bahwa kamu hidup, jadi jika kamu pagi ini merasa menyerah dan sedih, maka coba tersenyumlah, setidaknya itu tandanya bahwa saat ini dirimu masih hidup 😉

Tak usah khawatir dengan dunia ini. .
Hidup di dunia ini mudah, saat kita kepanasan masih banyak pohon untuk berteduh. Saat kita tersesat masih banyak pejalan kaki untuk kita tanya,. Saat kita tak punya, masih ada teman untuk kita pinjam…

Tak usah khawatir dengan dunia ini. .
Lihatlah se’ekor cicak yang tubuhnya gemuk dan sehat. Amatilah, apakah ia punya sayap? Sedangkan makanan beliau beliau ini adalah nyamuk? Nyamuk yang punya sayap dan terbang? Tapi mereka tetap bahagia dengan keluarga dan anak anaknya dan mereka tetap hidup hingga akhir jaman ini?

Tak usah khawatir dengan dunia ini. .
Tahukah bahwa bakteri bisa menggandakan dirinya hingga 60 juta dalam 4 jam?
Bayangkanlah 60 juta bakteri itu dalam 4 jam kemudian? Fikirkanlah siapa yang memberikan nyawa atas bakteri bakteri itu? Siapa yang memelihara hidup dan menentukan kematiannya secara sistematis hingga Dunia dan kehidupannya ini tetap stabil ?

Tak usah khawatir dengan dunia ini. .
Dunia ini indah dan menakjubkan, isi dunia ini telah Allah cukupkan untuk mengisi jiwa jiwa dan perut perut mahluknya, hanya saja manusia kadang terlalu rewel dan memilih, hingga ia tidak “benar benar hidup” dalam hidupnya. Terlalu banyak teori hingga lupa membahagiakan hatinya.

Jadi kepala ‘cacing’ itu memang lebih terhormat daripada menjadi ekor ‘ular’,.
Tapi jika dirimu merasa diri hanya sebagai ‘cacing’ di dunia ini, jangan pernah menyalahkan siapapun jika suatu saat dirimu ‘terinjak injak.

Ingat bahwa umpan yang baik harus disertai kail yang baik pula, doran yang kuat harus dilengkapi tali yang kuat pula, pilihan waktu dan tempat yang strategis juga harus direncanakan.. baru disana kita boleh mengharapkan ikan. Besar kecilnya ikan yang kita dapat’pun berbanding dengan kesabaran dan keyakinan yang kita bubuhkan.

Adikku✿ܓ
Kadang dunia memang tidak bersahabat!
Itulah dunia, dan kita sedang hidup di dunia, maka berusahalah.
Kesempatan itu harus dicari, seperti halnya hidayah yang harus kita jemput..
Dari kesemua teori teori, usaha dan realitas dilapanganlah yang paling menentukan kesuksesanmu. Allah’pun melihat seberapa keras keinginan dan kesungguhan kita.

Ingat, untuk bisa lari cepat kita butuh pemicu dan pemacu!
Ketika kita ketakutan karena dihampiri anjing rabies, disana kita di picu untuk berlari dengan rasa takut, dan di pacu dengan anjing yang terus menerus mengejar.. hingga kita tidak merasa terpaksa untuk berlari.

Jadi jangan mengeluh dengan ujian hidup yang terus menerus menampar kita, karena itu adalah pemacu agar kita tetap hidup.

Bencana yang menimpamu bukanlah untuk menghancurkan semangatmu, tapi untuk mengujimu, mengukuhkan imanmu, menguatkan pilar-pilar keyakinanmu. Allah memberikan ujian itu agar kita ingat kepada Nya, sentuhan lembut agar kita tidak bosan dengan hidup ini..

Karena saat kita baik baik saja, kita cendrung lupa dan melupakan Nya.

Coba lihat; ketika salah satu saja gigi kita sakit, disana kita menyadari seberapa penting harga dan arti gigi itu. Tapi ketika gigi kita sehat, kita cendrung lupa dan melupakan fungsinya yang hebat.

Saat jari kita terluka lah, kita menyadari betapa pentingnya arti jari tersebut.
Jika hidup terasa mulai tidak adil dan merasa tak ada yang peduli dengan dirimu, ingatkah Tuhanmu masih ada disana, hanya kamu saja yang lupa hingga Dia melupakanmu.

Memang tidak dipungkiri, suatu saat kita merasakan diri kita terjebak dalam satu hal tersulit! disana tidak ada celah dan penolong! tapi jika saat itu kita menyadari bahwa Allah masih ada disana, maka Allah tidak akan berpaling darimu.

Adikku✿ܓ
Sempatkan tersenyum untuk hatimu; jika masih saja sakit, ikhlaskan.
Karena itulah satu satunya obat terbaik untuk menetralisir setiap penyakit hati yang menjalar di dadamu.

Jangan bosan dengan kata Ikhlas ini, mari kita sederhanakan..
Ikhlas itu arti sederhananya rela, kerelaan yang berdasarkan pengetahuan.
Lihat saja reaksi wajah temen kita saat ada anjing galak yang menghampirinya. Pasti dia akan lari secara sukarela.. tanpa dipaksa. Bahkan setelah lari menempuh ratusan meter lalu anjing itu pergi, ia tersenyum puas dan berbahagia.. tidak mengeluh meski dadanya terengah engah.

Seperti itulah Ikhlas.
Kita akan ikhlas dan berbahagia jika kita sadari bhwa susah payah yang kita jalani itu adalah telah direncanakan untuk kebaikan kita, kebaikan yang abadi diakhirat!

Saat kita marah, saat dada kita terasa sesak. Saat hati kita terasa membesar memenuhi dada, sebuah situasi saat kita merasakan hati pegal pegal, disaat itulah mungkin Allah ingin menunjukan kepada kita tentang keberadaan hati kita yang sering kita lupakan….

Jika sabar itu mudah, tentu semua orang bisa melakukannya. .
Saat hatimu berkata sabar itu ada batasnya, itu artinya kamu belum bersabar!

Ingat bahwa semua dari kita pagi ini telah diberi kepercayaan oleh Allah untuk hidup kembali di hari ini, mencari kebahagiaan dan bekal. Sungguh, Allah ta’ala telah meletakan kedua mata kita di depan, agar kita melihat kedepan, karena melihat kedepan itu lebih penting dari pada melihat kebelakang. .

Adikku✿ܓ
Orang sukses dan orang gagal itu sama, mereka sama sama memiliki mimpi yang indah. Bedanya ‘sedikit saja. Jika ‘orang sukses’ ketika pagi datang ia terbangun dari mimpi dan berlari mengejarnya. Orang gagalpun sebenarnya bangun, tapi dia tidur lagi… lalu setan membisiki di telinganya “tidurlah malam masih panjang”… dan orang gagal menurutinya.

Orang sukses adalah orang biasa biasa yang memiliki keteguhan luarbiasa.
Keteguhan dlm berkeinginan – merealisasikan – istiqamah menjalani, untuk kemudian bersabar menerima hasil dan ikhlas menjalani perannya di dunia ini.

Orang bahagia, itu bukan orang besar, bukan juga orang kecil. tapi orang yg bersyukur dan menyukuri serta rela dan merelakan diri atas peran yang dipilihkan Allah ta’ala

Beban orang kecil itu lebih kecil.
Beban orang besar itu lebih Besar.
Belajarlah dari “peluru” yang bisa menembus apa saja.
Besar kecil itu sama sekali tidak berpengaruh, kualitas dan kecepatanlah yang akan membuatmu tampil beda dan diperhitungkan.

Adikku✿ܓ
Aktor yang sukses dan menjadi besar adalah aktor yang patuh dan mengikuti apa skenario dan sutradara..
Mereka menerima serta menikmati perannya di panggung. Duniapun panggung sandiwara, skenarionya AlQur’an yang dijelaskan dengar Al Hadits, sutradaranya Allah ta’ala. Patuhlah sama sutradara karena kebahagiaan ada pada penerimaan, penerimaan > keikhlasan. Disana kita akan sukses dan bahagia, apapun peran kita.

Adikku✿ܓjangan membantah!
Ingatlah, salah satu ciri komputer “tidak sehat” adalah ketika diperintah ia dia diam saja alias “hang” atau malah “membantah!” dengan bahasa dia. Saat manusia diperintah Tuhannya melalu seruan seruan yang menyentuhnya lalu ia membantah, maka sadarilah – saat itu jiwamu sedang tidak sehat atau sakit.

Jika Allah ta’ala menjadikan Islam itu Mudah..
Bukan berarti hal Wajib bisa menjadi Sunnah, tidak semua wanita berjilbab itu soleha, tapi wanita soleha itu pasti berjilbab 😉

Segera dipakai jilbabnya yah..
Jangan seperti komputer yang sakit.
Atau kamu memang benar benar sakit …
Maaf, disengaja..

Adikku✿ܓlebih baik berfikir dua, tiga kali daripada dua, tiga kali menempuh jarak yg sama..
Berfikir sebelum melangkah. manfaatkan waktu dengan cerdas. karena jika kita pergi suatu tempat yg tidak kita ketahui, kemungkinan kita akan berhenti disuatu tempat yg tidak kita ketahui juga. .

Adikku✿ܓ
Waktu terus bergeser..
Mari kita belajar untuk menghargai waktu.
Fikirkanlah..saat kita terjebak macet, sementara jam sudah bergeser 5 menit dari jadwal kerja disanalah kita merasakan betapa harga 5 menit itu. Tanpa kita sadari macet ingin mengingatkan kita, begitu banyak waktu berharga kita yang terbuang sia sia dalam 24 jam keseharian kita?

Adikku✿ܓ
Hati yang lembut akan menerima kebenaran dengan mudah, dari siapapun datangnya. Berbahagialah kepada hati hati yang sedang lembut, karena itu adalah salah satu Nikmat dari Allah..

Semoga bisa diambil kebaikannya.
Kita bisa mengambil Nasihat baik dari manapun sumbernya, karena kebaikan itu datang dari Allah.

Rasulullah Bersabda; “Kebijaksanaan adalah tongkat yang hilang bagi seorang mukmin. Dia harus mengambilnya dari siapa saja yang didengarnya, tidak peduli dari sumber mana datangnya”. (HR. Ibnu Hibban)

Tidak selalu wajah tersenyum itu mencerminkan Hati yang berbahagia, tetapi Hati yang berbahagia Pasti akan memancarkan wajah yang Tersenyum. Jaga Hatimu, buat hatimu tersenyum ^_^

✿ܓIngat pesan kaka..
Jangan sering mengeluh, jangan buruk sangka, apalagi bersuudzon sama RABBmu..
Biasanya kita sangat menyesal, saat kita tahu kita telah suudzon terhadap sahabat kita, padahal ternyata dia benar. Bayangkanlah akan seberapa hebatkan penyesalan kita dihari Hisab nanti saat hidup kita dipenuhi suudzon kepada Allah, padahal sudah menjadi kepastian bahwa Allah itu Maha Benar dan semua perencanaannya sempurna..

Semoga Nasihat Nasihat yang disuguhkan dalam bentuk Canda dan Kata Sederhana dan Analogi ini meregangkan hati sesiapa saja yang membacanya, sedikit melembutkan dan menumbuhkan tunas tunas kebahagiaan didalamnya.

Diringkas dari renungan renungan fajar Agustus-September 2010.
Create on Wednesday, January 19, 2011 at 1:40am
Revised on Jully 24, 2011 at 14:00Pm

===to be continued, insha Allah====
BERSAMBUNG KE ¨•♫ TUNAS TUNAS KEBAHAGIAAN |3| ✿ܓ
Silahkan di shared untuk adik adik dan sahabat tercintanya..

Semoga dengan seizin Allah, rangkaian kata sederhana ini bisa menumbuhkan tunas tunas kebahagiaan dihati kita untuk senantiasa berbahagia dalam Al Islam kita.

Ditunggu Silaturahimnya, di:
www.facebook.com/Nuruddin.Al.Indunissy.OfficialPage
====

Salam Penuh Kebahagiaan,
NURUDDIN AL INDUNISSY
RIYADH 2011