Menu Close

THE MIRACLE OF “ADZAN!”

ღبِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيღ

I begin with the words of greeting from paradise,

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Semoga Kesejahtraan, Shalawat serta salam selalu tercurah kepada kekasih Alam, Rasulillah ✿ܓMuhammad Shalallahu ‘Alahi wa Salam beserta Keluarga, Sahabat, Tabiin Tabiat dan Pengikut yang setia dengan Assunahnya hinga akhirul Jaman.

Jika kita telaah dengan seksama,

Dalam semesta fana ini terselip ribuan keajaiban keajaiban yang tertata details dengan rapi, dipermukaan planet yang terhampar ini terdapat berbagai macam nuansa ayat ayat yang menginspirasi manusia yang berfikir untuk tunduk berserta semesta yang bertasbih memuji Nya.

Dentaman ayat ayat itu hanya diperlihatkan kepada mereka yang sering terdiam dalam tafaqur memanjakan mata hatinya yang melembut, mengiringi jiwa yang senantiasa bersenandung bergetaran takut dan tunduk kepada Raja Alam Semesta, Pemilik rahasia Alam Rahim, Penguasa Hari Mahsyar, Pengusa Langit dan Raja diraja di hari Akhirat yang kekal Rabbul izzati ALLAH Subhana Huwwa Ta’ala.

Waktu yang tak letih berdetak..

Matahari yang tak pernah enggan bersinar, bulan yang tak pernah mengantuk..

Angin yang tak pernah lelah memangku awan, air yang tak pernah mengeluh

Atau rumput rumput penyabar.. dan pucuk pucuk yang mengintip diranting pohon setia menanti musim semi menebar bunga bunga..

Penghuni langit yang tak pernah membangkang, ulat yang berdzikir, semut yang bertasbih dan Semesta Alam yang tunduk atas ketetapan masing masing..

Mereka tidak berkata kata..

Tapi memuji dan tunduk terhadap penciptanya..

Semua keindahan dunia fana ini terhimpun dalam satuan waktu yang mengagumkan..

Cinta, kebahagiaan dan berbagai bahasa dalam nuansa nuansa diterbarkan sebagai Rahmat Nya yang memenuhi setiap lintasan peristiwa peristiwa peristiwa..

Kebahagian mulai ditebarkan kepada setiap jiwa yang mampu terbangun disubuh hari, menikmati secangkir pagi lalu berlomba lomba menelusuri siang hingga malam menyelimuti..

Dan terlelap menunda harapan..

Sahabat..

Kita tidak akan pernah bisa menggenggam dunia dengan segala usaha kita, kita tidak akan pernah bisa meraih bulan kepangkuan kita tapi kita bisa berbahagia dibawah naungan cahanya..

Dunia ini telah Allah ta’ala hamparkan dengan begitu luasnya…

Dihiasi detakan waktu yang tak pernah berhenti mengitari..

Ada hal yang mengagumkan disetiap penciptaan Nya..

Termasuk dalam details details terkecil yang kadang tidak pernah terfikirkan..

THE MIRACLE OF ADZAN..

ADA KEAJAIBAN DIBALIK GEMA ADZAN..

Pernahkah terfikirkan..

Bahwa dalam Adzan yang sering kita dengar itupun menyimpan rahasia keagungan Nya?

Adzan muali bergema memenuhi kota ketika fajar menyingsing menandai waktu subuh..

Adzan yang berkumandang itu merayap sambung menyambung dari kota ke kota melintasi pulau dan samudra, mengitari negeri negeri yang dilalui lintasan waktu..

Di ramadhan yang mulia ini,

Sekitar 6.30pm. Adzan maghrib terdengar mengakhiri dahaga sahabat Muslim kita di Irian (wilayah bagian timur Indonesia), disana mereka berbahagia dengan menu iftarnya. Sementara, tepat saat itu sahabat Muslim kita di Bali (Wilayah Indonesia tengah) masih menanti iftar…

Ribuan Adzan yang bergema terlantun dari masjid masjid di Irian Barat tadi terus merayap menuju Nusa tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, melintasi Maluku, Sulawesi dan baru terdengar di Bali 1 jam kemudian..

Dalam satu jam itu saudara muslim kita diwilayah Indonesia timur ramai berbahagia menikmati buka puasa yang ditandai Adzan Maghrib. Semarak iftar itu terus merayap bersama Adzan yang kemudian melintasi Waktu Indonesia Tengah dan kemudian memasuki kota Surabaya, Semarang, Jakarta dan terus melintasi selat sunda menuju kepulauan Batam, Riau dan Singapura..

Sebelum Adzan ini berakhir di Aceh (Wilayah Indonesia Barat) Adzan maghrib sudah dimulai di Malaysia….

Malaysia mulai ramai dengan kebahagiaan iftar..

Adzan itu terus merayap menyapa saudara Muslim kita di Negara Burma…

Tepat satu jam setelah Adzan Maghrib di jakarta, Adzan sudah sampai di Dakka, ibu kota Bangladesh. Disana kebahagiaan iftar dimulai..

Setelah melintasi Bangladesh, Adzan mulai terdengar di India, dimulai dari daerah Kalkuta. Adzan terus merayap ke Bombay dan daerah daerah di seluruh India, Nepal dan sebagian Monggolia dan China bagian tengah dan daerah yang satu waktu.

Selepas iftar di Kalkuta, dan seluruh kota kota di India.. Adzan mulai terdengar di Srinagar, Sialkot (Kota di bagian timur Pakistan) hingga Karachi (ibu kota Pakistan).

Perbedaan waktu antara Sialkot – Karachi adalah 40 menit. Dalam waktu tersebut Adzan terdengar diseluruh masjid masjid di Pakistan .

Sebelum adzan berakhir di bagian barat pakistan, Adzan itu sudah terdengar di Negeri Afghanistan. Perbedaan antara Muscat (Ibu kota Afghanistan) dan Baghdad (Ibu kota Irak) adalah satu jam. Adzan menyapa kota kota Afghan dan berlanjut ke Baghdad.

Dalam satu jam kedepan, Adzan ini kembali terdengar di wilayah Negeri Negeri teluk..

Adzan bergema dimulai dari Bahrain, Dubai, Kuait, Riyadh dan seluruh kota kota Saudi Arabia dibagian pesisir timur. Lima belas menit dari saat itu Adzan sudah terdengar di Negeri Yaman, Makkah dan Madinah..

Selama satu jam itu semarak iftar berlangsung melintasi jazirah arab.

Perbedaan waktu antara Baghdad dan Mesir adalah satu jam juga. Setelah melintasi kota kota saudi Arabia, Adzan kemudian terdengar di Syria, Libanon, Mesir, Somalia dan Sudan (Afrika Timur).

Perbedaan waktu antara Alexandria (Mesir) dan Tripoli (Ibu kota Libya) adalah tepat satu jam. Hingga satu jam kemudian perjalanan Adzan ini mulai sampai di Libya dan seluruh Negri Negeri di Afrika tengah, Italia, Roma dan seluruh Eropa Timur serta Rusia bagian barat..

Belum selesai melintasi benua Afrika adzan bersambung ke negeri negeri Eropa barat, Adzan terus merayap melintasi Swiss, Jerman, Ingris, Spanyol hingga ke Norwegia (Negara paling barat Eropa)…

Adzan tidak berhenti, ia terus memberi kabar kebahagiaan datangnya waktu iftar melintasi samudra Atlantik hingga sampai di Amerika selatan, Amerika tengah dan Alaska..

Adzan itu terus berlanjut ke Samudra Pasifik menyapa kepulauan Hawai, Polanesia, Australia, Papua New Guniea hingga tiba dan bersambung lagike Irian Barat (Waktu Indonesia Timur).

Saat itu di Irian barat adalah buka puasa dihari berikutnya…

Bayangkanlah..

1 X Bulan Ramadhan ini terdapat 30 kali waktu buka puasa (Iftar). Waktu buka puasa itu terus sambung menyambung diseluruh permukaan bumi tanpa henti..

ALLAHUAKBAR!

SUNGGUH SATU PENCIPTAAN YANG MENGAGUMKAN!!

Allah ta’ala berfirman:

“Kami tiada menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan..” (QS Al Ahqaaf : 3)

It’s Ammazing..

It’s really a Miracle of Allah creations..

Adzan di lima waktu shalat ini melingkar mengitari permukaan Bumi.

Tepat saat tulisan ini saya susun,

Adzan Shubuh bergema menggetarkan kota ini, Adzan ini terus merayap kearah barat diseluruh kota kota saudi Arabia hingga 15 menit kemudian akan sampai di Makkah.

Dari Makkah Adzan terus merayap memasuki kota Alexandria-Tripoly dan seterusnya..

Ketika fajar menyingsing di samudra Atlantik (daerah Ingris dan Norwegia), Adzan Dzuhur sudah dimulai di Indonesia Timur.

Sebelum Adzan dzuhur mencapai wilayah India..

Adzan Ashar sudah dimulai di Indonesia Timur. Ketika muadzin muazin di Indonesia mulai melantunkan seruan salat Shubuh, muadzin muadzin di Afrika mulai mengumandangkan Adzan Isya.

Suara Adzan itu ternyata sambung menyambung di seluruh permukaan Bumi dari waktu ke waktu, dari hari ke hari, tahun ke tahun sepanjang massa..

Dari saat Billal mengumandangkan Adzan di Mesjid Nabawi Madinah hingga saat ini. Hingga akhir jaman nanti..

Adzan ini terus bergema sambung menyambung dipermukaan bumi tanpa henti..

It’s Ammazing..

All Praises to Allah..

All Praises for Allah..

nai✿ܓ

Riyadh 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.