Sebelum mengenal ruqyah mandiri, ada saja polemik yg terjadi di rumah tangga, bukan bermaksud menyebarkan aib keluarga namun jadikanlah ini sebagai pembelajaran untuk diri…

Dulu, sebelum mengenal sunnah, suami sering gelisah jika omset pemasukan menurun dan banyak masalah, suami biasa melampiaskan penatnya kepada keluarga, beliau tidak memukul tidak pula marah-marah namun perkataannya sering tidak menenangkan hati.mungkin pula cara ana yg salah ketika bertanya, dan ketika ini sama sekali belum memahami ruqyah ataupun gangguan jin.

Alhamdulillah setelah mengenal sunnah suami mulai berubah, sedikit mengenal ilmu ruqyah di trans 7 yg sering kami lihat, namun belum ada praktek sama sekali. Suami sudah mulai baik, namun mulai anak2 yg diganggu, menangis tiap malam, sakit, melihat sosok kucing padahal tidak ada dll.

Dan semua gangguan itu ana bawa sampai ketika ana bertemu seorang teman yg ahli ruqyah, ana diberi teh daun bidara dan beberapa nasehat seputar gangguan jin, awalnya cmn iya dan belum melaksanakan…

Terakhir pada puncaknya.. anak beberapa kali keluar masuk rumah sakit, dan rumah mulai tidak nyaman, kemudian sering merasa kesal / jengkel kepada suami (ini termasuk gangguan jin pada diri ana), dan suami pun cuek, kemudian dimasukkan lah ana di group TA [Teraphy Al Baqarah 1] asuhan ustadz NAI [Nuruddin Al Indunissy], oleh teman ana yg menjadi terapi ruqyah ana, dsitu ana dikuatkan dengan berbagai macam masalah yg teman2 di group rasakan, dan disitulah ana sadar, bahwa gangguan mereka lebih dahsyat dan mereka tetap semangat menjalankan terapi surah Al-baqarah, dan ana pun mulai menjalankan nya…

Ana berdo’a kepada Allah pada waktu malam selepas isya’ untuk memutuskan segala perkara keluarga ana yg menyangkut dan bersangkutan kepada jin [Ikrar Pemutus Jin Keturunan/Inherited Jin], dan semoga Allah mengampuni dosa kami.

Subhanallah setelah kata itu selesai terucap, gemuruh amarah di dalam dada mulai membuncah, apa yg dilakukan suami dihadapan saya semua terasa menyakitkan, dan malam itu rasanya ingin pergi dari rumah, Alhamdulillaah Allah memberikan ana kesempatan berfikir jernih untuk mengirimkan pesan singkat kepada teman ana yg menjadi terapis ana tersebut, dan dengan sigap beliau langsung mendatangi ana malam itu juga, ana menangis tersedu2, dalam batin malu namun air mata susah untuk dibendung, malam itu ana dikuatkan diberi nasehat, di semangati dan bi idznillaah ana disadarkan…

Kemudian setelah itu ana jadi bersemangat melanjutkan dan meng azzam kan diri untuk istiqomah melakukan terapi al-baqarah dan dzikir pagi-petang, subhanallah mereka tidak tinggal diam…tubuh ana sakit, pusing, anak2 sakit, binatang2 melata dmna2, dikamar mandi bahkan bau bangkai. bermacam2, karena dengan azzam yg kuat…ana lanjutkan terapi al-baqarah dan dzikir pagi-petang semoga Allah melindungi kami dan memberikan pertolongannya kepada kami sekeluarga, alhamdulillaah pada akhirnya jin mulai menampakkan melalui mimpi2, namun 1-2 kali ana belum ada daya untuk membunuh atau menghancurkan, setelah mimpi di ke 3, Allah memberikan kekuatan untuk ana menangkap dan mengusir 1 jin anak2, kemudian pada akhirnya mimpi yg ke 4 ana membunuh 10 ekor ular, yg dimana 2 diantaranya pasangan ular berkepala manusia dan ana tebas keduanya. Maa syaa Allah…┬áDan ana sangat merasakan efek terapi Al-baqarah dan dzikir pagi-petang ini.

Suami menjadi lemah lembut, denga anak mulai perhatian dan penuh kasih sayang, menyikapi masalah dengan kepala dingin dan tdk marah, kemudian anak2 pun mulai menurut ketika dinasehati, rumah menjadi tenang dan nyaman (padahal dulu pengen pindah terus dari rumah), maa syaa Allah ana rasakan sekali perubahan…bahkan dlu diri ana jika kena kata sedikit pedas langsung marah, dan sekarang lebih sering teringat untuk ber-istighfar ketika mendapati suatu hal yg tidak menyenangkan, dan gemuruh amarah dalam diri hilang dan semoga Allah buang jauh2 amarah ataupun kegelisahan yg dlu ada di diri ana, aamiin…

Yaa muqallibal qulub tsabbit qalbi alaa diniik…aamin…

screen-shot-2016-09-12-at-9-03-15-amSemoga Allah meneguhkan kita dalam agamaNya, dan senantiasa menjaga kita. aamiin…

Barakallaahu fiikum, semoga kisah ana ini mampu memberikan motivasi untuk teman2…
Ummu Nada, Balikpapan

[Anggota Teraphy Al Baqarah / TA1]