Bismillah. Asholatu wassalamu ala Rosulillah. Satu lagi kisah yang mewarnai indahnya Dunia yang menipu ini. Seolah-olah ini adalah reruntuhan madu yang semerbak keluar dari istana bunga Surah At Taubah ayat 24. Subhanallah..

Pagi ini, salahsatu peserta TA2 yang ‘istimewa’ baru saja memberikan testimoni setelah perjalanan panjangnya. Beliau awalnya mau gabung di TA1, hanya sudah penuh dan baru gabung [waiting list di TA2] setelah lebaran kemarin.

Menjadi istimewa karena sebelum gabung beliau sudah melakukan Teraphy Al Baqarah tanpa bimbingan atas saran seorang ustadz. Beliau telah melakukan TA+Al Imran selama 45 hari. Namun belum mendapat perkembangan pada kesehatan dan masalahnya..

Masalah beliau termasuk kompleks, Jin Nasab, Sihir Tafriq dan Ain. Yang dominan adalah masalah perceraian. Catatan lain, sudah diruqyah langsung 2kali oleh raqi papan atas. Dan, sejak Juli 13, kemarin mulai dibina. Dan masuk Group TA2.

Hingga minggu ke 3, beliau belum mendapatkan perubahan. Bahkan setelah melaksanakan, TA Advance tahap 2 dan 3 yang didalamnya ada Taubat, Qunut Nazila, 7 Point doa Perlindungan, 7 Amalan sunnah, Al Baqarah al Imran dll.

Saya mencoba memberi analisa, bahwa penyakit beliau ini sebenarnya dihati. Dan beliau mengelak, kebingungan hingga ia berkata; “Saya sudah minta maaf bersimpuh ke suami, ayah-ibu, qiyamullail 7 bulan ini tanpa putus, sehari baca qur’an 5-7 juz, bahkan seluruh anjuran di Teraphy Al Baqarah sudah dilakukan…!”

Saat itu saya menyuruhnya untuk buka surah At Taubah ayat 24. Namun sepertinya belum memberikan jawaban. Hingga siangnya saya berikan tausiyyah khusus kepada seluruh member group TA2 tentang ayat tersebut dan maknanya..

قُل إِن كانَ آباؤُكُم وَأَبناؤُكُم وَإِخوانُكُم وَأَزواجُكُم وَعَشيرَتُكُم وَأَموالٌ اقتَرَفتُموها وَتِجارَةٌ تَخشَونَ كَسادَها وَمَساكِنُ تَرضَونَها أَحَبَّ إِلَيكُم مِنَ اللَّهِ وَرَسولِهِ وَجِهادٍ في سَبيلِهِ فَتَرَبَّصوا حَتّىٰ يَأتِيَ اللَّهُ بِأَمرِهِ ۗ وَاللَّهُ لا يَهدِي القَومَ الفاسِقينَ

Artinya: Katakanlah, “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, keluarga kalian dan harta kekayaan yang kalian usahakan, dan perniagaan yang kalian khawatir kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kalian sukai adalah lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan daripada berjihad di jalan-Nya maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik”. [At Taubah Ayat 24]

Dan, segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kelembutan bagi qalbu yang beriman. Hijab dalam hatinya begitu saja runtuh malam itu…

Ada satu point yang beliau tangkap; “Ketika kita mencintai sesuatu lebih daripada Allah, maka Allah akan uji dengan sesuatu tersebut”. Sesuatu dimaksud adalah dunia (yang dalam ayat tersebut dibagi menjadi 8 point; ayah, anak, saudara, pasangan; suami-istri, keluarga, harta, pekerjaan dan rumah).

Beliau mencintai suaminya melebihi Allah dan Rasulnya, sehingga Allah mengujinya dengan suaminya. Subhanallah..

Berikut testimoni ibu ini di group, membuat ratusan mata berkaca-kaca;

Inspiring Story

Sungguh ini adalah oase bagi jiwa yang dahaga, dan lagi-lagi benarlah perkataan Rasulullah sholallahu alaiyhi wa sallam. Bahwa dalam tubuh itu ada segumpal daging, jika daging itu baik, maka baiklah semuanya. Jika ia buruk maka buruklah semuanya. Daging itu adalah qalbu. Sementara Allah menyatakan dengan jelas adalam firman-Nya, surah yunus 57 “syifaaun lima fi suduur” alqur’an itu obat untuk seluruh penyakit dalam dada.

RehabHati, intinya adalah seluruh persiapan pelembutan qalbu sebelum ia dibasuh dengan al Qur’an.

Pagi ini, beliau merasakan kebahagiaan yang tidak terhingga. Merasakan sesuatu lepas dari tubuhnya. Ia berhasil mengalahkan semua bisikan yang selama ini meliputinya karena kesabaran dan kesungguhannya dalam menjalani teraphy ini. Sehingga Allah kemudian meridhainya dengan kesembuhan ruhani. Jika ruhani telah sembuh, maka jasad perlahan akan sembuh.

Jika qalbu itu telah bahagia, dan terus-menerus berada dalam kebahagiaan disebabkan curahan syukur yang tercermin dari ketaatannya maka sungguh tidak ada tempat lagi bagi syaitan untuk membisikinya. Dan sebaliknya, jika hati itu keras membatu, kufur dan dipenuhi syahwat kesedihan-kemarahan dan ketakutan maka tanpa syaitan pun ia bisa sakit dan layu. Jika qalbu sudah tidak berfungsi lagi sebagai sang raja digjaya, maka seluruh tubuh yang jadi balatentaranya akan celaka. Jasad itu menjadi seongok daging yang dikuasai syaitan, terus menerus memproduksi maksiat yang menggiringnya dalam kecelakaan yang abadi sebagai visi utama Iblis dan seluruh balatentaranya masuk neraka]. Naudzubillah tsumma Na’udzubillah

 

[Berikut ini adalah transkip percakapan dari awal hingga akhir yang mengharukan, proses percakapan, pembinaan dan keberhasilannya di minggu ke 3 Teraphy Al Baqarah]

 

[09:13, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Assalamualaikum wr.wb…Afwan ustadz, kalau terapi al baqarah masih berlaku tidak ya? Ana baru mulai terapi.

[13:42, 7/13/2016] +62 822-2111-2219: Boleh. Report disini aja. Saya bina disini aja. Karena TA1 sudah penuh. Dan TA2 belum dibuka. [TA1 singkatan dari Teraphy Al Baqarah 1, merupakan program bimbingan ruqyah mandiri online di WhatsApp yang dibina langsung oleh founder RehabHati. Update terakhir dari program ini bisa dilihat di www.rehabhati.com/ta4 ]

[13:42, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Naam ustadz. Ana ambil paket yang sekali khatam. Sebagai info, ana pernah menjalankan terapi al baqoroh+ali imron selama 45 malam. Alhamdulillah gangguan sudah jauh berkurang, tapi sampai sekarang belum tuntas.

[13:44, 7/13/2016] +62 822-2111-2219: 45 malam. Dg bimbingan siapa?

[13:44, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Bahkan lebih. Tidak dibimbing. Ada peruqyah yang menyarankan itu, ana jalankan.

[13:45, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Berdasarkan diagnosis yang meruqyah, sihir tafriq, jin nasab, dan ain. Ana juga pernah diruqyah ustadz ****** dua kali.

[13:46, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Ustadz, ini saya ceritakan kejadian2 yang menyertai ketika saya mulai tilawah al baqoroh dan Ali imron tiap malam sampai full 45 hari. Saya ceritakan yang 7 hari pertama, soalnya selain reaksi saya juga ada cerita. Cerita ini muncul dalam penglihatan dan batin saya. Jadi selama tilawah 7 malam itu, cerita ini muncul ketika tilawah.

Hari pertama: reaksi ngantuk berat, beberapa kali wudhu karena tidak kuat mengantuk. BAK, yang gerak2 di tulang ekor pindah2 ke leher, ke tulang rusuk, ke pantat. Badan panas, berkeringat, merinding. Keluar kata ‘aduh’. Mulut terbuka mengeluarkan nafas. Terdengar suara2 di dapur seperti ada panci yang beradu, di atas rumah seperti ada yang meledak. Di langit2 kamar seperti ada tikus berantem lari2 padahal di rumah saya ga ada tikus. Saya lihat x (perempuan yang dicintai suami) dan pamannya (x tinggal sama pamannya, kadang sama bapa nya) berkata: ulah dibalikkeun, bisa maot (jangan dikembalikan, nanti mati). Saya juga melihat suami diikat di sebuah kursi di pekuburan dekat pohon beringin yang besar. Badannya hitam semua, dia dikelilingi banyak laki2 tinggi besar hitam2. Awalnya ada bisikan bahwa suami ada di kerajaan jin. Suami kan duduk dan diikat di kursi, lalu datang x membawa tongkat berbentuk ular. Rambutnya dipenuhi ular, dia menghampiri suami dan berdiri disamping suami.

Hari kedua: saya berwudhu ketika akan selesai satu juz. Kemarin udah beberapa kali wudhu ketika menamatkan satu juz. Tiba2 mulut terbuka dan menghembuskan nafas. Mulut ditutup juga ngangah aja. Pipis beberapa kali dan BAB. Terus ketika tilawah mulut tiba2 ngomong: teu kuat (ga kuat), aduh panas, wayahna x, moal ngajadi ka pa cahya, pa cahya na ek balik deui ka si ibu Ieu, deudeuh teuing x…(terima aja, kamu ga akan jadi ke pa cahya, pa cahya mau balik lagi ke ibu ini, kasian kamu x…) saya melihat pasukan jin yang ada di rumah mulai rontok, tapi blm hilang semua. Saya juga melihat suami lepas dari ikatan. Berdiri dari kursi duduknya dan berjalan tiga langkah tapi terhuyung2, badannya masih hitam. Dari awal tilawah saya seperti flash baik ke masa kecil. Mulai dari kelas 1 SD. Melihat diri sendiri ketika mengunjungi sungai, kuburan, dan tempat2 lain yang dianggap menakutkan. Kaya film yang diputar sampai terbayang pertemuan dg suami, masa awal pernikahan, melihat tempat2 yang dilalui bersama suami. Di akhir bacaan Ali imron, saya ngomong (ini kalau reaksi biasanya ngantuk dulu, udah gitu nyerocos ngomong sendiri atau ada gerakan2): assalamualaikum bu ida, moal asup deui (ga akan masuk lagi)” udah gitu badan terkulai lemas.

Hari ketiga: saya melihat sebuah ruangan, di dalamnya ada persembahan untuk jin. Ada kemenyan, bunga, dan benda2 lain yang tidak begitu jelas terlihat. Seperti biasa, mengeluarkan kata2. Malam ini agak panjang. Ketika jin mau keluar, seperti tidak boleh keluar oleh x (sy lihat wajah x yang ngomong ke jin nya). Dialognya: aduh teu kuat, panaas… geus Hayang keluar tikamari oge (sy melihat x ngomong ke jin nya, tapi ga tau ngomong apa). Jin: wayahna x, maneh moal ngajadi ka pa cahya, aing geus teu kuat. Aing geus teu kuat goblog! (kasian kamu x, kamu ga akan jadi sama pa cahya, saya udah ga kuat. Saya udah ga kuat goblok!) Kata2 lainnya lupa soalnya setengah sadar dan sendirian ketika tilawah. Ketika saya melihat ruang sesajian ada yang bicara: brengsek kamu ida, km menghancurkan rencana si x.

Hari keempat: reaksi seperti biasa, ada jin yang mau keluar dan nyerocos dulu. Malam ini, saya melihat suami bebas dari ikatan, memanggil2 saya: ummi…. ummii… ummi… saya melihat pasukan jin yang ada di rumah semuanya bergerak ke atas berupa asap hitam meninggalkan rumah saya. Rumah saya bercahaya, di atas rumah ada tulisan Allah dan Muhammad. Tapi tiba2 rumah dan suami menghitam lagi. Hancur lebur diserang panah2 api hitam dari langit. Lalu rumah muncul pelindung dari kaca, jebol lagi diserang panah2 hitam. Lalu muncul lagi pelindung kaca yang lebih kuat dan ketika diserang panah, panah2 itu mental. Rumah dan suami terlindungi dan bercahaya terang.

Hari kelima: malam ini diserang ngantuuuk hebat. Sering berhenti, tertidur, lalu reaksi seperti biasa menghembuskan nafas. Keluar suara seperti ngorok. Jin: pileuleuyan bu, urang ek keluar. (selamat tinggal bu, saya mau keluar). Beberapa kali reaksi, ada jin yang ngomong: aing moal waka keluar bu, rek bertahan demi si x. Kunaon deuih bu ngantuk maca quran bae, karunya bu ka si x, teu boga indung. Bapana kawin deui (saya ga akan keluar bu, mau bertahan demi x, kenapa sih bu baca Quran terus, kasian si x, udah ga punya ibu, bapaknya nikah lagi). Saya melihat suami berhadapan dan berpegangan tangan. Lalu tangan mereka lepas, x menjauh lalu menghilang. Terus saya yang berhadapan dg suami, tapi jarak berjauhan

Hari keenam: malam ini ada 41 jin yang keluar, cape… nyerocos, ngangah, macam2 gerakannya juga. Cerita bersambung: saya dan suami berhadapan lalu saling menghampiri dan berpelukan. Kami ada dalam selaput balon transparan berbaju serba putih, kami saling senyum. Lalu anak2 datang menghampiri. Kami berlima bercengkrama di ayunan di atas awan. Tapi datang segerombolan anak2 yang banyak putih2 mengaku anak saya dan suami menuju ke sebuah istana di atas awan. Tiba2 kami berada di dekat ka’bah. Melihat ka’bah sangat dekat. Melihat hajar aswad.

Hari ketujuh: ada 13 jin keluar. Melihat awal pertemuan dg suami sampai sekarang. Lalu suami ingin bercerai dg saya dan mau menikahi x (ini dalam bayangan ketika tilawah). Suami pergi meninggalkan saya. Adegan selanjutnya: suami nyari2 saya di tengah kerumunan orang. Dia cari2 saya, lari kesana kemari, akhirnya ketemu sama saya. Dia langsung memeluk saya dan bersujud di kaki saya. Adegan selanjutnya: saya bersebelahan dg x: suami disuruh milih (entah siapa yang nyuruh) ida atau x? Suami terlihat bingung. Dia meluk sy dan mengajak [disingkat oleh WhatsApp]

[13:47, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Mohon bimbingan ustadz, apa sesungguhnya yang menjadi penghalang kesembuhan.

[13:47, 7/13/2016] +62 822-2111-2219: Jika serius konsultasi dengan saya, tdk usah konsul dengan yg lain. Saya tdk suka pasien keliling, mencari peruqyah kesana kemari

[13:48, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Baik ustadz. Alhamdulillah sekarang terhubung dg ustadz.

[13:49, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Ana mulai terapi al baqoroh sesuai metode ustadz tadi malam. Mulai pukul setengah 8, selesai jam 11. Dua kali tertidur. Ada rasa pusing. Terus serasa ada yang keluar dari kepala. Kemudian dalam penglihatan ana, ana melihat segerombolan makhluk seperti kelelawar terbang menjauh, lalu mereka menyerang lagi, ada yang kembali ke rombongannya, dan ada yang hancur. Gerombolan tersebut menuju ke rumah WIL suami, ana melihat rumah itu terbakar, dijatuhi panah2 api dari atas. Kemudian ana melihat WIL dan bapaknya gosong. Mohon bimbingannya ustadz,

[14:01, 7/13/2016] +62 822-2111-2219: WIL itu apa?

[14:01, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Wanita idaman lain.

[14:04, 7/13/2016] +62 822-2111-2219: Belajar menerima syariat islam dengan sepenuhnya

[14:05, 7/13/2016] Hamba Allah Kng #1: Kalau masalah taaddud, sudah ana persilakan. Tapi tetap mau bercerai.

[06:52, 7/14/2016] Hamba Allah Kng #1: Ustadz, semalam tilawah lancar sampai ayat 125 (Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud”) saya tiba2 nyeletuk “kumpul bareng” jadi pas tilawah baca ayat tsb tiba2 saja dari mulut keluar kata itu. Terus mengantuk…pada awal2 tilawah melihat beberapa ular (tidak bisa memastikan ada berapa) sebesar pohon kelapa warna hitam, ular2 tersebut berambut. Terus melihat tengkorak. Kemudian terbayang perlakuan abi (suami) yg menyakitkan terutama pengkhianatan nya. Malam tadi agak keteter, banyak mengantuk. Tidur, bangun lagi, tidur lagi bangun lagi, sampai benar2 tidak kuat sekitar jam 11 baru sampai ayat 230 tertidur. Bangun pukul 2.30 lalu melanjutkan tilawah. Saya melihat tulang2 badan sendiri pada copot (terlepas dari sendi2 nya) kemudian melihat tengkorak sendiri. Tapi tilawah lancar. Menjelang subuh saya mandi air ruqyah. Setelah mandi saya melihat tulang2 tadi hancur jadi abu, begitupun tengkorak nya hancur jadi abu.

[08:03, 7/15/2016] +62 822-2111-2219: Jelas ada syaitan jahat ditubuhnya. Syaitan kafir. Nasihatnya berhati-hati saat marah. Kontrol. Jangan sampai syaitan itu yg bicara. Juga hati2 dengan perasaan. Jangan tertipu dengan hawa dari syaitan

[08:30, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Baik ustadz. Syukron…

[08:35, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Malam tadi, sebelum solat magrib, saya tiba2 mual dan muntah2 ustadz.

[08:35, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Malam tadi, saya baru selesai tilawah jam setengah 12. Banyak mengantuk. Hanya sekali saya melihat sosok makhluk seperti kunti, wajahnya dipenuhi benjolan2 seperti borok. Kemudian saya terbayang masa lalu ketika sebelum menikah, lalu terbayang saat bahagia bersama suami. Banyak mengantuk, kemudian beberapa kali nyeletuk ketika tilawah tapi saya lupa berkata apa karena sangat mengantuk. Beberapa kali mulut terbuka sambil mengeluarkan udara, fffhhhhhuuuuhhh….ffffghhhuuuuu…..menghembuskan nafas.

[08:36, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Di belikat masih ada yang bergerak2, saat tilawah sangat aktif. Kadang lari2 kesana kemari. Mohon bimbingan, bagaimana cara menghilangkan nya ustadz?

[08:55, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Saya ada borok di Ketiak yang tidak sembuh-sembuh. Terus telapak tangan saya eksim, tidak sembuh oleh pengobatan medis. Kalau sedang tilawah gatal di borok tersebut menjadi.

[17:19, 7/15/2016] +62 822-2111-2219: Suda dapat daun bidaranya ga? Obat terbaik untk maslah sihir di kulit, termasuk borok itu daun bidara.

[17:21, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Ada ustadz,

[17:22, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Afwan, daun bidara nya dibagaimanakan ustadz?

[17:23, 7/15/2016] +62 822-2111-2219: Sesuai anjuran aja

[17:23, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Baik ustadz,

[17:23, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Berarti saya lanjut tilawah nya ya,

[17:30, 7/15/2016] +62 822-2111-2219: Tahap awal iya. 3hari. Kita lihat perkembangannya

[17:31, 7/15/2016] Hamba Allah Kng #1: Saya sudah 3 hari tadz

[07:39, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: Ustadz, malam tadi saya tilawah hari ke empat. Reaksinya mengantuk dan yang gerak2 di belikat bergerak kesana kemari. Saya beberapa kali menghembuskan nafas. Beberapa kali keluar kata2 (sy lupa kata apa yang keluar) lebih sering dari yang kemarin. Sy tidak ingat karena sambil mengantuk berat. Sepanjang tilawah saya ingat ketika proses baca al baqoroh dan Ali Imron yang 45 hari itu, sy terbayang-bayang buhul yang ditemukan pada hari ke-17 tilawah. sy juga melihat rumah sangat gelap dan menakutkan serta enggan untuk pulang. Sebagai info, sy sekarang sedang di rumah orang tua di Cianjur. Rumah sy di Kuningan, hari ini sy mau pulang, namun ada rasa enggan untuk pulang dan saya selalu merasa takut kalau di rumah.

[07:42, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: Ini benda2 yang sy temukan di langit2 kamar saya. Ketika itu, badan saya menggigil dan pusing saat tilawah. Namun ketika keluar ke ruangan lain tidak, jadi sy putuskan untuk membongkar langit2 kamar. Benda ini ditemukan di atas GRC dan di bawah dak (coran) tidak ada celah untuk masuk tikus apalagi kucing.

[07:47, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: Saya juga melihat ada ular di rumah. Ular tersebut sy lihat diantara ruang tamu dan ruang keluarga. Di ruangan tersebut, suami pernah mau bunuh anak.

[09:05, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: sudah 5 bulan sy tidak ada komunikasi dg abi nya anak2. Ditelpon tidak diangkat, di sms tidak membalas, dan tidak mau ditemui. Kepada ketiga anaknya beliau lupa.

[09:16, 7/16/2016] +62 822-2111-2219: Jika sudah hari ke 3. Cukup 1juz aja tiap hari. Berurutan dri al baqarah hingga al imran. Di youtube saya ada mp3 baru yg bsa di download. Dengarkan tiap hari

[09:26, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: Baik ustadz,

[09:28, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: Ustadz afwan, bagaimana cara mengobati suami yang tidak mau diruqyah. Bahkan alasan jatuh talak yang kedua juga karena saya mengajak (memaksa) ruqyah.

[09:29, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: Kata beliau, maafkan abi, yg abi ingat dari ummi kejelekan ummi aja. Sebenarnya ingin sayang lagi ke ummi tapi ga bisa.

[09:32, 7/16/2016] +62 822-2111-2219: Nama ibu siapa sih?

[09:32, 7/16/2016] +62 822-2111-2219: Lupa kenalkan nama atau memang biasa tdk disebut namanya?

[09:33, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: Afwan lupa ustadz,

[09:33, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: Saya Hamba Allah [sengaja, nama disamarkan], umur 34 tahun, anak 3, dari Kuningan Jabar.

[09:34, 7/16/2016] +62 822-2111-2219: STRATEGI MENDAKWAHI ORANGTUA

[09:34, 7/16/2016] +62 822-2111-2219: Jadi bersikaplah sebagai anak kecilnya yang menyayangi ayah dan ibundanya. Sebab mengetahui adanya adzab yang mengancam didepan.

[09:34, 7/16/2016] +62 822-2111-2219: Yang kedua,.. [Tulisan yang diberikan kepada beliau bisa disimak di www.rehabhati.com/meruqyah-ayah]

[09:38, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: MasyaAllah…?

[09:38, 7/16/2016] Hamba Allah Kng #1: Syukron ustadz.

[08:19, 7/17/2016] Hamba Allah Kng #1: Bismillah. Assalamualaikum ustadz, reaksi tadi malam seperti biasa banyak mengantuk. Terus seperti terbayang2 salib. Ketika mendengarkan murottal juga ada kebayang salib dan praktek orang Kristen kalau membuat salib dekat muka nya. Naudzubillah

[08:52, 7/17/2016] Hamba Allah Kng #1: Mohon saran ustadz, saat ini suami sedang memroses perceraian resmi. Beliau PNS jadi tidak langsung ke pengadilan agama. Jadi prosesnya ke pimpinan dulu. Selama masa proses ini saya bisa memperlambat prosesnya dengan tidak tandatangan berkas. Menurut ustadz, bagaimana baiknya, perceraian diulur atau saya ikut saja mau suami untuk bercerai.

[14:59, 7/17/2016] Hamba Allah Kng #1: Bismillah#Hamba Allah#34 tahun# Kuningan#TA#Paket 1 [Mendaftar di Program Teraphy Al Baqarah Session 2]

[15:04, 7/17/2016] Hamba Allah Kng #1: Ustadz saya boleh ikutan?

[15:11, 7/17/2016] +62 822-2111-2219: Boleh

[15:12, 7/17/2016] Hamba Allah Kng #1: Saya mulai dari awal lagi atau bagaimana ustadz?

[15:12, 7/17/2016] +62 822-2111-2219: Ibu yang putuskan

[15:12, 7/17/2016] +62 822-2111-2219: Sebaiknya iya agar terlihat perkembangannya

[15:13, 7/17/2016] Hamba Allah Kng #1: Baik ustadz, saya mulai dr awal. Bismillah

[15:54, 7/17/2016] Hamba Allah Kng #1: Baik ustadz,

[13:10, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Bismillah

H2P1. Alhamdulillah tilawah tergolong lancar walau tak selancar kemarin. Durasi selama 2 jam sekali duduk. Reaksi ada mengantuk sedikit, keluar kata “aaarrrgggghhh gak kuaatt”. Yang gerak-gerak di belikat sesekali aktif, kemudian naik ke leher. Reaksi lainnya gatal-gatal dan menghembuskan nafas. Tangan kanan sempat mengepal tidak bisa dibuka kemudian bergetar. Di awal tilawah saya melihat beberapa laki-laki gembel kemarin hancur badannya dan lehernya terputus, ular juga ada yang hancur. Saya melihat kepala ular hitam di ketiak kiri kanan yang borok, terus ada ular di belikat. Kalau di telapak tangan yang eksim sy melihat racun. Beberapa kali seperti ada sosok yang mendekat dari depan dan belakang. Yang gerak2 di belikat sy tepuk2 dan diukhruj, setelah itu batuk-batuk. Ketika mendengarkan mp3, reaksi merinding, gatal-gatal, kaki lemas dan ada yang gerak2. Ketika ruqyah sampai pada ayat 102 al baqoroh, ada rasa sedih dan ada bisikan “maafkan saya ya bu, tapi mau gimana lagi, karena tugas saya menghancurkan bapa dan ibu.” setelah selesai, alhamdulillah badan segar. Syukron ustadz.

[13:10, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Ustadz, sekiranya berkenan mohon tanggapan

[13:12, 7/20/2016] +62 822-2111-2219: Ada syaitan yang selama ini berupaya memisahkan ibu dengan suami,

[13:13, 7/20/2016] +62 822-2111-2219: benar suka minta cerai?

[13:13, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Iya

[13:13, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Tapi dalam hati tidak begitu.

[13:13, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Sy malah tidak sadar.

[13:13, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Tau2 suami menjatuhkan talak.

[13:14, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Sekarang kami sudah terpisah uatadz.

[13:18, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Minta cerai langsung tidak, tapi suka minta pulang ke rumah ortu.

[13:27, 7/20/2016] +62 822-2111-2219: Minta pulang itu sama dengan minta cerai!

[13:27, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Astagfirullah…

[13:27, 7/20/2016] Hamba Allah Kng #1: Sekarang sy harus bagaimana ustadz? Suami sudah tidak mau komunikasi.

[05:07, 7/26/2016] +62 822-2111-2219: minta maaf,

[05:07, 7/26/2016] +62 822-2111-2219: kalau salah kan harus minta maaf

[06:17, 7/26/2016] Hamba Allah Kng #1: Baik ustadz, akan saya lakukan lagi.

[06:16, 7/28/2016] Hamba Allah Kng #1: Bismillah

H9P1. Reaksi hari ke 9 masih mengantuk berat dan mengeluarkan udara dari mulut seperti nyembur air. Tilawah sambil sesekali berdiri. Yang gerak2 di belikat masih ada. Ada perasaan kesel dan cape menjalani terapi serasa reaksi nya begitu2 saja (sebelum ikut program ini sy sudah terbiasa baca al baqoroh selama 7 bulan dan reaksinya hampir sama).

Saat mendengarkan mp3 ruqyah kedutan, mengantuk, dan kaki sempat tegang. Mohon masukannya ustadz Nai/admin. Kemudian, langkah selanjutnya bagaimana? Kan sudah 9 hari. Dilanjut atau bagaimana?

[06:16, 7/28/2016] Hamba Allah Kng #1: Ustadz itu report sy hari ke 9. Saya ingin tambah Ali Imron ustad, boleh?

[15:00, 7/28/2016] +62 822-2111-2219: Boleh. Ada nasihat saya di voice note

[15:02, 7/28/2016] Hamba Allah Kng #1: Afwan ustadz, beberapa hari lalu saya kalau minum air ruqyah perut sakit dan panas menjalar ke dada, tembus ke punggung dan pinggang bagian bawah. Serasa mau melahirkan pembukaan awal (tidak terlalu sakit). Dosa apa yang harus sy taubati?

[15:03, 7/28/2016] +62 822-2111-2219: Tdk semua bersumber dari dosa. Bsa jadi ujian untk meningkatkan iman

[15:03, 7/28/2016] Hamba Allah Kng #1: Aamiin. Suami kalau sy hubungi via hp (sms telpon) langsung ganti kartu. Mau minta maaf. Mau menemui susah. Klo sulit nemui. Doakan

[15:05, 7/28/2016] Hamba Allah Kng #1: Baik ustadz, syukron katsiir… Allahu yubaariik fiik…semoga Allah selalu menjaga antum. Aamiin

[16:18, 7/29/2016] Hamba Allah Kng #1: Bismillah

H11 P1+Ali Imron: Ketika baca al baqoroh saya kerepotan. Pas wudhu melihat gorilla hitam besar sekali. Mulai tilawah jam 9 malam hanya sampai hal 8, reaksi ngantuk, merinding, berkeringat, dan keluar udara dari mulut. Karena cape saya putuskan tidur. Mulai lagi jam 2 pagi, repot juga, reaksi ngantuk, merinding, berkeringat, keluar udara dari mulut, sering nyeletuk keluar kata2 atau ngaco bacaan ke ayat lain, lupa bacaan, dan badan sempat bergetar hebat sambil tangan mengatup (seperti kalau orang nasrani sedang ibadah) lalu ada bisikan, ini saya yang suka kasih lihat kamu salib, diukhruj, lalu saya berkeringat banyak. Kemudian sering buang angin. Karena terlalu sering sy putuskan untuk lanjut, karena kalau bolak balik wudhu kapan selesainya karena terus saja begitu, afwan BAB juga. Tilawah sambil berdiri karena kalau duduk pasti tertidur. Di akhir al baqoroh, saya melihat dua lelaki (ulama) ada yang berbisik itu Syeikh Bin Baz dan syaikhul Islam Ibnu taimiyah (ini apa ya artinya, ustadz?)

Sy lanjut Ali imron waktu duha, reaksi teringat detail perlakuan orang yang menyakiti saya, sampai saya bergumam, “ko ada perempuan seperti itu…” tapi sy tepis perasaan sedih itu, bertekad memaafkan. Menangis di akhir Ali Imron. Yang gerak di belikat masih ada. Ketika mendengarkan mp3 ruqyah, rasa marah timbul ke anak, karena sangat rewel, jd kurang khusyu, sy terus istigfar. reaksi merinding dan sendawa. Alhamdulillah

[16:18, 7/29/2016] Hamba Allah Kng #1: Mohon sangat bimbingan dan masukannya ustadz…

[16:19, 7/29/2016] Hamba Allah Kng #1: Barusan juga ketika dzikir petang sy menggeram beberapa kali dan sendawa hebat terus menerus.

[15:53, 7/30/2016] Hamba Allah Kng #1: Bismillah

H12P1: Alhamdulillah baca al baqoroh lancar, reaksi merinding. Pada juz kedua, saya melihat segerombolan pasukan (hitam dan terbang) menyerang rumah saya, rumah saya bercahaya, dan ada pasukan yang melawannya. Mereka berperang di atas atap rumah saya. Ada yang tembus ke rumah. Ketika yang bertempur itu selesai di atas rumah ada burung putih besar, sayapnya menaungi rumah saya.   Kemudian saya melihat suami, dari tubuhnya keluar asap hitam (seperti debu/pasir) selama 3 kali. Kemudian datang perempuan x, lalu suami saya menyuruh pergi perempuan itu, tapi perempuan itu tidak mau pergi. Lalu busana perempuan itu tersingkap (tanpa busana) badannya gosong. Suami serasa datang ke rumah, masuk, beliau berbicara, “bersabarlah, sy belum bisa pulang, sy blm siap, sy mau memperbaiki diri dulu, abi berharap ummi bisa sabar”. Lalu dia pergi. Pada ayat 255, tokek di rumah berbunyi kencang. Sy merinding. Saat baca Ali Imron lancar, reaksi sendawa, merinding, dan dada berdebar. Saat mendengarkan kan mp3 ruqyah, saya mengantuk. Kemudian yang gerak2 sekarang nambah di belikat kanan juga. Kemarin2 hanya belikat kiri. Untuk kondisi batin, alhamdulillah sudah sangat baik dari sebwlumnya. Mohon masukan dan bimbingannya ustadz Nai, apa yang sebenarnya terjadi pada saya? Alhamdulillah

[15:53, 7/30/2016] Hamba Allah Kng #1: Ustadz sangat mohon bimbingan, apakah itu talbis, syubhat, atau sugesti. Tapi saya juga tidak menyangka hal tersebut.

[07:49, 8/6/2016] +62 822-2111-2219: Selama masiha da syaitan dalam tubuh, kita tidak bisa mempercayai apa yang terjadi. Kita tidak tahu itu petunjuk atau tipuan. Dugaan saya itu adalah petunjuk tentang kondisi terakhir suami ibu dengan syaitan yang mengelilinginya. Wallahu’alam.

[08:35, 8/6/2016] Hamba Allah Kng #1: Naam ustadz,

[08:37, 8/6/2016] Hamba Allah Kng #1: Ustadz mohon nasihat, sangat mohon nasihat. Saat ini saya dlm proses cerai resmi tahap awal. Apakah saya harus dalam posisi mempertahankan rumah tangga atau mengikuti kemauan suami untuk berpisah resmi?

[08:38, 8/6/2016] Hamba Allah Kng #1: Saya terus istikhoroh akan tetapi belum mempunyai ketetapan hati. Komentar ustadz kemarin saya berputar2 dalam masalah dunia, apakah dengan cara “melepaskan” suami berarti saya dapat dikatakan melepaskan dunia yang saya cintai (suami)?

[08:40, 8/6/2016] +62 822-2111-2219: Bukan…

[08:41, 8/6/2016] +62 822-2111-2219: Yang dimaksud adalah mencintai suami hingga lupa perintah Allah! Bukan harus cerai. Gmana sih maksudnya?

[08:53, 8/6/2016] Hamba Allah Kng #1: Dalam kondisi seperti ini (suami sangat benci dan mencintai perempuan lain)

[08:53, 8/6/2016] Hamba Allah Kng #1: Saya bingung, apakah harus berjuang mempertahankan rumah tangga atau bercerai.

[Sebulan kemudian, beliau menghubungi saya lagi melalui WhatsApp pribadi setelah mengikuti perkembangan di Group TA2]

[05:45, 8/9/2016] Hamba Allah Kng #1: Antum benar ustadz, Saya terus merenung ustadz, saya menyadari…semua ini terjadi atas kesalahan2 saya, dosa2 saya, maksiat2 saya….

[05:46, 8/9/2016] Hamba Allah Kng #1: Selama ini saya berputar2 dalam masalah dunia, tilawah al baqoroh lebih dari 7 bulan atau tilawah sampai 5 juz per hari atau ibadah2 lain yang saya lakukan seperti tidak membekas karena tujuan saya dunia semata…agar suami kembali…astagfirullah…???

[05:46, 8/9/2016] Hamba Allah Kng #1: Masalahnya ada pada hati saya…

[05:46, 8/9/2016] Hamba Allah Kng #1: Malam ini, saya terus2 an menangis meminta ampunan Allah ustadz…

[05:47, 8/9/2016] Hamba Allah Kng #1: Meminta maaf kepada abi sudah saya lakukan…

[05:47, 8/9/2016] Hamba Allah Kng #1: Ke ibu…

[05:47, 8/9/2016] Hamba Allah Kng #1: Ke bapa…

[05:48, 8/9/2016] Hamba Allah Kng #1: Syukron ustadz antum membuka jalan bagi saya untuk menyingkap hijab yang selama ini belum terbuka.

[05:48, 8/9/2016] Hamba Allah Kng #1: Mohon doa agar Allah bersihkan hati saya dari noda yang mengotorinya.

Sangat halus, bagaimana syaitan mengguncang jiwa manusia, menyengsarakan jasadnya dan menyesatkannya. Dengan berbagai tipuan dibalik Gangguan Jin, Sihir Tafriq dan Al-Ain. Namun disisi lain, Allah adalah Ar Rahman, sangat tahu, Maha Tahu, bagaimana membela hamba-hamba yang diridhai-Nya. 

Semoga Allah berikan istiqomah dan Jannah-Nya kepada beliau.
Aamiin

 

Nuruddin Al Indunissy

Founder RehabHati Foundation